Daftar jadi pacar guru?

Mulai dari awal
                                                  

"Bapakku sayang, muach. Saya datang menjemputmu." Filly berjalan centil kearah Pak Adit. Teman-teman yang melihat itu ingin muntah, dan menatap sinis. Iri sekali mereka.

"Oh tidak, jangan mendekat kamu! Pergi sana hush," usir Pak Adit ngeri menatap Filly yang berjalan mendekat. Padahal kan Filly gak salah apa-apa.

"Tadi, Bapak nyuruh saya kesini. Kok sekarang malah usir saya sih pak, gimana toh nasib saya yang sudah capek-capek jalan ke Bapak," ucap Filly berakting.

"Bapak tidak lihat kah? Kaki saya capek , berjalan kesini. Kaki saya butuh dipijat plus nih Pak, Bapak gak mau tanggung jawab? Nanti saya adu-in ke Pak kepala sekolah," keluh Filly memijat kakinya setelah duduk di bangku paling depan. Mereka yang melihat Filly seperti itu, menggelengkan kepalanya, membenturkan kepala, menepuk kening dan bahkan ada yang sembunyi di kolong meja. Mereka kira Filly tuh apa ya sampai mereka melakukan semua itu.

"Pak, Filly nya mau digendong katanya," ujar Jones menahan tawa.

Pak Adit rupanya sedang di ejek dan digodain sama anak 11 IPA 4 nih. Pak Adit nya gak nyadar, jadi enak nih anak muridnya (≧▽≦).

"Pak awas nanti istri Bapak ngamuk lagi sama Bapak, hahaha," tawa Andi keras.

"Saya belum punya istri, saya masih single ya. Jadi gak ada yang akan ngamuk kalo saya deket sama murid disini, ups..." ucap Pak Adit keceplosan.

"Pak Adit single Nih, yang mau daftar jadi pacarnya acungkan ketek kalian, Filly lo mau daftar gak?" ujar Jones menyahut ucapan Pak Adit, ketika namanya disebut Filly langsung sigap 45.

"Wah, masih kosong nih? Saya daftar jadi pacar Bapak, eh jangan jadi pacar dech," ucap Filly mengetuk jarinya di dagu.

"Kalau gak mau jadi pacar, maunya jadi apa?" tanya Pak Adit penasaran. Teman-teman Filly yang mendengar ucapan Pak Adit melongo tak percaya.

"Emangnya Bapak mau sama saya?" goda Filly.

"Emangnya kamu mau sama saya? Sebelum janur kuning melengkung, saya mau." Pak Adit tersenyum setelah mengucapkannya .

"Bapak, mau tikung Alex Pak? Awas nanti pacarnya marah loh Pak."

"Lah emang kenapa? Kenapa harus kalah sama murid sendiri, emang guru gak boleh tikung pacar orang? Emang guru gak boleh pacaran sama murid sendiri?" tanya Pak Adit beruntun, yang ditanya hanya diam dan melirik kearah Filly.

Tatapan mata Jones tertuju pada pintu, matanya melotot tak percaya. Sedangkan orang yang berdiri di pintu, menatap kearah Filly dan teman-teman nya. Tangannya mengepal erat, ketika mendengar ucapan Pak Adit. Rasanya pengen tonjok tuh bibir guru yang sudah mengucapkan perkataan yang tak pantas untuk didengar telinganya.

Filly hanya miliknya, tidak ada yang boleh mengambil miliknya!! Sekalipun itu guru sendiri.

Jones menyenggol lengan Filly, Filly menatap Jones heran, ketika melihatnya menelan ludahnya sendiri dan menatap kearah pintu dengan keringat bercucuran. Hanya satu orang yang bisa membuat mereka seperti sekarang. Alex.

Filly mengikuti pandangan Jones, seketika tatapan mereka bertemu sebelum Filly memutuskan tatapannya. Alex yang melihat Filly menghindari bertatapan dengannya membuat hatinya sakit. Alex berjalan masuk kelas 11 IPA 4.

"Ehem, sudah waktunya istirahat kenapa Bapak masih disini? Apa bapak tidak mendengar suara bel istirahat?! Bapak terlalu fokus sama siswi disini dan menggodanya di depan pacarnya sendiri. Ehehe sepertinya Bapak tidak tau ya, kalau Filly sudah punya pacar!!" tekan Alex pada perkataan terakhirnya, merengkuh pinggang Filly posesif.

Filly mencoba melepaskan rengkuhan Alex pada pinggangnya, tetapi usahanya sia-sia. Rengkuhan semakin mengerat, Filly menatap Alex tajam, Alex menatap baliknya. Mereka bertatapan tidak menghiraukan sekitarnya yang menatap pasang kekasih yang sedang bermesraan di depan gurunya sendiri.

"Alex lepas!!" sungut Filly mencoba melepaskan nya lagi. Alex melihat Filly yang mencoba melepaskan rengkuhan membuatnya geram dan memperkuat rengkuhan nya membuat Filly mendesis lirih.

"Maaf, apa aku terlalu kuat meluknya? Apa ada yang sakit?" tanya Alex beruntun, membuat nya melonggarkan pelukannya, membuat Filly menghela nafas pelan.

"Gak usah sok perhatian lebih baik urusi aja pacar lo yang ganjen itu. Bukan nya lebih nyaman ya ketimbang meluk gue, bukannya lo lebih memilih nya. Cih, Jangan meluk gue dan jaga jarak sama gue. Pikirkan apa kesalahan lo sama gue, sebelum Lo tau kesalahannya gak usah dekat sama gue lagi, selamanya!!" Sindir Filly melepaskan pelukan Alex kasar, berjalan pergi meninggalkan Alex dikelasnya dengan teman-teman dan gurunya.

Alex yang mendengar perkataannya seketika suasana hatinya sedih , marah,cemburu, semuanya bercampur menjadi satu. Alex menatap tajam mereka semua yang ada di dalam kelas, tatapannya menunjukkan kemarahan dan kecemburuan.

"Awas aja lo berdua, gue gak akan lepasin kalian berdua sebelum kalian meminta maaf sama gue. Dan jangan ganggu hubungan gue sama Filly lagi!! Karena dia adalah milikku seorang!!" ucapnya berlalu pergi dengan menggebrak pintu kelas, orang yang ada di dalam kelas bergidik ngeri menatapnya.

Mereka berdua yang disebut Alex adalah guru killer yang terkenal di SMAN Garuda Bangsa tak lain adalah Pak Adit dan temannya Filly yang tak lain adalah Jones.





***

TBC



My Cute Boyfriend (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang