[ benang pertama ]

9 3 2
                                                  

sᴇᴍᴜᴀ ɪɴɪ ʜᴀɴʏᴀ ɪʟᴜsɪ

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

sᴇᴍᴜᴀ ɪɴɪ ʜᴀɴʏᴀ ɪʟᴜsɪ

~

Ketika membuka matanya di pagi hari, Hanes terkejut mendapati dirinya terbangun di dalam ruangan yang tidak ia kenali.

Matanya sibuk menganalisis setiap sudut ruangan,sangat cocok untuk dibilang kosong,hanya ada 1 ranjang,1 lemari,1 meja dan 3 buah kursi.Ada juga perapian kecil dengan api menyala di salah satu sisi dinding.

Tunggu,memangnya dimana dia sekarang?

Hanes bangkit dari ranjang,berjalan ke arah jendela tanpa tralis yang menghadap matahari.

Dia ingat,semalam dia sedang berkemah dengan teman-temannya di bukit belakang sekolah,tetapi dimana dia sekarang?

Pondok kecil diatas bukit,

Hanya itu yang dia tau sisanya dia tidak tau apa yang sedang terjadi,dia sama sekali tidak mengenali tempat ini.Jangan-jangan dia masuk ke dunia fiksi seperti novel-novel yang pernah dia baca?

Tetapi bagaimana bisa hal mustahil seperti itu bisa terjadi?

Jika benar,ada di era apa dia sekarang?kekaisaran?federal?atau sudah di masa depan?

"Menyusahkan sekali,"gerutunya kemudian kembali lagi ke atas ranjang,

Sebenarnya dia ingin saja keluar dari tempat ini,tetapi beberapa saat yang lalu dia menyadari tidak ada pintu di ruangan ini.

Poor Hanes,

Hanes menghembuskan napasnya, mencoba untuk kembali berfikir.
Dan,tidak ada lagi hal yang bisa dipikirkan.

"Tidak ada cara lain,"gumam Hanes kemudian kembali membaringkan tubuhnya diatas ranjang, berharap dia bisa kembali ke tendanya saat membuka mata.

~

Matahari sudah menghilang sejak beberapa saat yang lalu,malam ini adalah purnama

2 orang pemuda dengan pakaian berburu terlihat berdiri di depan rumah kecil diatas bukit,

Satu orang menggendong rusa yang berhasil mereka buru dan yang satu lagi membantu membawakan busur panah milik temannya.

Mereka berdua lebih terlihat seperti teman baik,setidaknya terlihat seperti itu.

Pemuda yang membawa busur berdiri di depan,membuka segel sihir yang tadi dibuatnya.Cahaya hijau menguar dari lingkaran sihir yang mengelilingi pergelangan tangannya.

Sebuah pintu kayu muncul,kedua pemuda itu masuk kedalam.

"Apa dia sudah membuka matanya?"

[ Wizard Grandchild ] | A Story From ForeignTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang