• 18. Melamar •

428 36 3
                                    

Happy Reading😊

Baru tadi malam, Ara dan Ifa pulang ke rumah Ifa, pagi ini mereka sudah harus berangkat ke sekolah lagi.

Setelah mendengar suara Adzan Shubuh, keduanya bergegas bangun dan langsung menjalankan ibadah Sholat Shubuh. Setelah Ifa selesai sholat dirinya memilih untuk mandi duluan.

Sementara Ara menunggu Ifa, Ara berniat untuk membantu Risti (Mamanya Ifa) memasak di dapur.

"Pagi ma..." Sapa Ara pada Risti yang tengah memotong mencuci sayuran.

"Pagi cantik, lho kok belom mandi? Mandi dulu sayang," perintah Risti.

"Nanti ma, gantian sama Ifa," jelas Ara..

"Oo yaudah kalau gitu, Ara mau bantuin tante motong sayuran." Ara mengangguk dengan senang hati.

Dengan sigap Ara langsung mengambil pisau dan memotong sayuran dengan lihai nya. Ara memang sudah terbiasa membantu maminya memasak, tak jarang juga Ara sering mencoba memasak sendiri.
Seperti kue kering misalnya, makanan ini salah satu hidangan yang sering dibuat oleh Ara.

"Seragam Ara nanti gimana ma?" tanya Ara ketika telah selesai memotong sayuran.

"Udah kamu tenang aja, mami mu kemarin udah nitipin seragam sekolah sama buku-buku sekolahmu ke mama. Tuh ada di kamar tamu, seragamnya juga udah mama setrika kok, coba nanti kamu ambil sendiri ya." Beruntung Ara berteman dengan Ifa, selain karena Ifa yang super duper baik, keluarga juga menerima bahkan menganggap Ara sebagai anaknya sendiri.

"Siap ma, terimakasih mama cantik." Ara memeluk erat Risti.

"Ara yuhuuu..." Ifa berlari ke dapur dengan pakaian seragam yang telah rapi.

"Gue udah selesai mandi nih, buruan lo mandi," perintah Ifa.

"Iya Ifa bawel," ucap Ara dengan menjulurkan lidahnya dan langsung berlari menuju ke kamar Ifa.

"Mah, biar Ifa bawa ke meja makan ya." Risti mengangguk membiarkan Ifa membawa nasi goreng dan telur ceplok yang telah matang ke meja makan.

"Hati-hati bawanya sayang," tegur Risti kala melihat anaknya berlari.

Setelah Ara selesai mandi dan bersiap diri. Ara langsung menuju ke ruang makan untuk sarapan bersama keluarganya Ifa. Dan setelah selesai Dirinya dan Ifa langsung berpamitan, kepada papa dan mamanya Ifa, untuk berangkat ke sekolah.

***

Di sisi lain Raka telah selesai sarapan bersama Ayah, Bunda, dan Kak Fariz yang kebetulan sedang libur kerja.

Setelah selesai makan, Raka pamitan untuk berangkat ke sekolah. Dengan mengendarai motor vespa kesayangannya. Namun, baru saja Raka sampai di depan gerbang rumahnya motornya sudah kehabisan bensin, karena kemarin lupa diisi bensinnya. Mobilnya pun baru di serviskan di bengkel.

"Belum berangkat juga lo," tegur Fariz yang melihat Raka masih berdiri di depan gerbang rumah.

"Motor gue habis bensin, ini baru mau pesen gojek," jawabnya cuek.

"Bareng gue aja, kebetulan gue mau ke minimarket depan." Raka mengangguk.

" Yaudah deh, itung-itung ngirit uang saku. Raka langsung masuk mobil milik Fariz.

"Hubungan lo sama Ara gimana?" tanya Fariz penasaran.

"Ya gitu deh" Jawab Raka.

KETOS VS PRADANA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang