Selamat Membaca🤗.
Hari ini adalah hari Kamis, Hari dimana sang Alleta Putri Salsabila menjalankan mos terakhir yang diadakan diSMA Purnama.
Salah satu sekolah ternama dilingkungan Jakarta, yang terkenal akan prestasinya dari bela diri, olahraga, Seni, dll.
Pada kali terakhir mos ini, kepala sekolah akan mengumumkan nama kelas sekaligus memperkenalkan satu persatu guru beserta tugas mengajarnya, yang ikut serta dalam kegiatan mengajar diSMA Purnama.
Setelah selesai memperkenalkan satu persatu guru disekolah ini, kepala sekolah kembali mengumumkan nama kelas yang akan ditempati para Siswa/i baru.
Dan ya, aku mendapatkan kelas 10 IPA2, setelah selesai pengumuman, kepala sekolah mengamanatkan para anggota OSIS untuk mengantar Siswa/i baru kekelas baru mereka. Dengan segera para anggota OSIS pun mengantarkan Siswa/i baru kekelas baru mereka.
Tak beberapa lama setelah selesai, para Siswa/i baru pun mencari tempat duduk yang menurut mereka pas, aku pun juga memilih tentunya.
Setelah menemukan pilihan yang cocok aku pun segera mendudukan bokongku kekursi, aku memilih tempat yang berada dipojok kanan, barisan ketiga, disebelah kanan.
Beberapa menit akhirnya ada seseorang yang menduduki kursi disebelahku, karna hal itu aku pun menoleh kearah samping.
Ia melihatku lalu tersenyum, akun pun membalasnya dengan senyuman terbaikku, aku pun menanyakkan beberapa hal kepadanya.
Dari nama, alamat rumah, hobi, tanggal lahir, dll. Padahal kami baru saja mengenal beberapa menit yang lalu, tetapi kami berdua sudah akrab.
Setelah cukup lama mengobrol kami berdua pun bergegas pergi menuju kantin sekokah.
Saat aku dan Ayyana sampai kami tercegang melihat pemandangan kantin sekolah ini. Wah, sekolah ini begitu menakjubkan, ada dua kantin sekaligus, yang berada dilantai 2 dan juga dilantai paling bawah dekat dengan lapangan basket sekolah.
Aku dan Ayyana memutuskan untuk pergi kekantin bawah saja, dan untuk kekantin atasnya? Kapan-kapan saja menurutku.
Aku pun langsung memulai obrolan kepada Ayyana, "Na lu cari tempat aja ya?biar gue yang mesen makanannya" setelah mengucapkan itu Ayyana lantas menjawab, "Okay gue pesen Mie Ayamnya aja sekalian es teh manisnya".
"Oke, yaudah gue pesen dulu".
Gue langsung meninggalkan Ayyana dan berjalan pergi menuju tukang Mie Ayam, untung saja sepi jadi lebih leluasa bagi Alleta untuk memesannya.
"Mang Mie Ayamnya 2 ya! Sekalian sama Es teh manisnya 2 juga" ucap Alleta ramah.
"Siap neng, pedes ga Mie Ayamnya?".
"Emm, dikit aja deh bang jangan pedes-pedes".
"Oke neng".
Setelah lama menunggu akhirnya yang dinantikan pun tiba Mie Ayamnya sudah jadi ditambah 2 gelas Es Teh manis didepan mata, behh makin laper.
"Semuanya jadi berapa mang?" Ujar gue.
"Semuanya jadinya 28 ribu, aja neng" ucap abang Mie Ayamnya ramah.
"Oke mang, makasih ya.." ucap gue sembari memberikkan selembar uang biru keAbang-abang Mie Ayam barusan.
"Bentar neng kembalinya" ucap Abang Mie Ayam, dengan cepat gue kembali ngomong, "Gausah mang, kembalinya ambil aja".
Setelah mengucapkan itu gue langsung celingak-celinguk nyariin Ayyana, dan akhirnya gua nemuin dia, dia lagi dipojok kantin sambil ngotak-atik hpnya.
YOU ARE READING
Alleta
Teen Fiction#4 ardo 3 April 2020 #10 alleta 3 April 2020 #13 andrew 3 April 2020 #21 favorit 6 April 2020 #63 nyesek 6 April 2020 #149 alex 6 April 2020 #276 seru 3 April 2020 #324 teman 6 April 2020 #710 friend 3 April 2020 Ini tentang aku dan dia. Yang tidak...
