• 12. Keseruan Kemping •

Mulai dari awal
                                    

"Kalian siiap?" tanya kak Handoko

"Siap kak," jawab seluruh peserta kemping dengan penuh semangat.

"Kanan... kiri... kanan..." ucap Kak Handoko memberi Intruksi.

"Kiri... kanan... kiri... " Semua melakukan permainan bertolak belakang dengan intruksi kak Handoko. Namun, ada pula yang salah.

Sesederhana apapun sebuah permainan jika dilakukan bersama-sama pasti akan terasa seru. Banyak tim yang gugur dan terjatuh karena kurang teliti, kurang fokus, dan tentunya kurang kompak. Namun, hal tersebutlah hiburan yang sangat berkesan bagi mereka. Suatu saat ada masa dimana mereka dapat menceritakan moment-moment seperti ini kepada generasi penerus mereka.

Hanya tinggal 3 tim yang masih dapat bertahan, ketiga tim tersebut diantaranya adalah Tim-nya Ara, Tim-nya Raka, dan Tim-nya Andira.

Setiap tim, mempunyai trik yang berbeda-beda. Dan akhirnya Tim nya Andira gugur dan hanya bisa mencapai juara ke 3.

Hal yang paling menegangkan terjadi, babak penentuan untuk mencari juara 1 pun menjadi sangat serius. Siswa yang telah gugur bingung untuk mendukung kelompok yang mana. Karena Ara dan Raka mempunyai fans-fans yang sangat banyak di SMA ini.

Raka melihat Ara yang sangat serius dan fokus dalam memberi aba-aba untuk anggotanya dan Ara berada di paling depan untuk memimpin. Karena Raka terlalu fokus melihat Ara, akhirnya Raka lalai akan intruksi dari Kak Handoko yang membuat Tim-nya tak lagi kompak dan Kalah.

Raka turut merasa bahagia hanya karena melihat Ara sangat gembira karena dapat memenangkan game ini. Ini hanyalah sebuah permainan yang pasti akan menyisakan satu pemenang diantara banyaknya peserta. Menang kalah itu biasa tapi tak ada salahnya untuk terus berjuang sampai di titik paling tinggi.

Hari mulai gelap, dan permainan ini telah berakhir. Siswa siswi mulai membersihkan diri dan menjalankan kewajiban sesuai dengan agama dan keyakinan mereka masing-masing dan tentunya mempersiapkan diri untuk melaksanakan kegiatan api unggun nanti malam.

Pukul 19.30, waktu yang sangat di nantikan di mana agenda kemping ini adalah Api Unggun.

Semua siswa telah duduk melingkari api ungun yang tak bergitu besar.

"Selamat malam adik-adik" ucap Kak Indah menyapa kita semua.

"Malam Kak" jawab kami serempak.

"Kakak punya ide untuk mengisi agenda ini, selain hanya api ungun biasa. Gimana kalau main permainan lagi, dan yang kalah harus di hukum. Setuju? " Ucap kak Indah membuka Acara api ungun malam ini.

"Setuju kak" ucap kami dengan penuh semangat.

"Kak saya usul, gimana kalau kita main Sambung Kata aja," ujar salah satu siswa bernama Irma.

"Coba kamu jelaskan ke teman-teman mu bagaimana cara mainnya?" ucap Kak Indah.

"Jadi, cara mainnya itu gampang banget. Pertama setiap kelompok memilih satu orang untuk di jadikan Jubir / juru bicara. Lalu satu orang perwakilan kelompok mengucapkan sebuah kata, dan kelompok berikutnya harus bisa menyambung kata sampai menjadi sebuah kalimat."

"Bagus... Bagaimana yang lain setuju" Kak Indah menerima usul dari Irma.

"Setuju kak"

Awalnya permainan berjalan dengan lancar dan semua sangat senang.

Namun entah kenapa dari tadi Ara selalu melamun, dan Ia tidak mendengarkan apa yang sedang dibahas.

Saat permainan tiba di kelompoknya Ia bingung dan akhirnya kelompok Ara kalah dan harus maju kedepan untuk menerima hukuman nanti.

KETOS VS PRADANA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang