03

105 19 1
                                                  

Jangan takut dengan musuh yang menyerang,
tapi waspadalah dengan teman palsu yang memelukmu. ―KSeira


֍֍֍֍

Kakashi membuka laci nakas paling bawah yang berada di dalam kamar megahnya. Lalu mengambil sebuah kotak terbuat dari ukiran kayu jati dengan panjang tidak lebih dari 15 centimeter. Meletakan diatas nakas dan membuka benda tersebut.

Ada yang ia ambil dari sana, sebuah foto dimana dirinya tengah digendong oleh seorang pria yang tak lain adalah ayahnya, Hatake Sakumo. Ia ingat, foto itu diambil saat dirinya pertama kali dibawa oleh sang ayah ke dalam rumah megah ini. Rumah dimana telah dihuni oleh dua orang lain sebelumnya.

Ia ingat dengan jelas sosok yang mengambil gambar dirinya dengan sang ayah.

FLASH BACK

"Oh― rambutmu sama denganku. Tapi milikku sedikit bergelombang."

Kakashi kecil yang tengah di gendong oleh sang ayah, mendengarkan sambil mengeratkan pelukannya di leher Sakumo.

"Hei, anak sombong lihat sini! Aku bawa kamera. Kau harus tersenyum!" Meski wajahnya terlihat jahil, namun ia memiliki sorot mata yang tajam. Kakashi bahkan sedikit takut karenanya.

"Otou-chan..." Cicit Kakashi.

"Tidak apa-apa Kakashi. Dia tidak akan memakanmu." Ayahnya tersenyum namun Kakashi memilih untuk mengangkat syal yang ia kenakan hingga menutup mulut.

CEKREK!!

"Hah! Kau ini bagaimana?! Kalau begini tidak ada yang tau ini kau atau aku! Isshhh... Ternyata selain mengambil ayahku, kau juga punya sifat jelek seperti wajahmu!" Anak itu mengibas-ibaskan sebuah kertas yang keluar dari kameranya.

 Ternyata selain mengambil ayahku, kau juga punya sifat jelek seperti wajahmu!" Anak itu mengibas-ibaskan sebuah kertas yang keluar dari kameranya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ini, untukmu saja!" Anak kecil itu lebih tua dari Kakashi, berlalu dengan muka masam karena tidak bisa mengambil gambar dengan sempurna.

FLASH BACK OFF

"Apa benar kau yang melakukan percobaan itu padaku?" Kakashi bermonolog.

"Apa kau sedang membalas dendam karena sudah ku usir dari rumah ini?" Kakashi kembali meletakan foto hitam putih tersebut. Kemudian mengeringkan rambut yang basah dengan handuk putih yang sedari tadi berada di lehernya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
FRIEND ZONE (1st Friend Series)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang