↪ 2 : King & Prince Ice✔ ↩

63 12 4
                                    

Warning!!
Typo bertebaran dimana-mana
Happy reading❤...

"Hidup ini memang penuh dengan kejutan dan selama kita hidup, kita akan mengalami kejutan itu setiap harinya. Yang terkadang membuat kita sedih maupun senang"

°°°

Setelah insiden kecil di koridor sekolah tadi, kini Vika dan Nara sedang duduk disalah satu bangku kantin untuk menunggu Rani.

"Hay, Sorry lama habisnya gue tadi ada urusan sama Osis"  Ucap Rani yang baru saja datang dengan membawa nampan berisi makanan & minuman miliknya.

Rani memang salah satu dari anggota Osis sekolah. Maka, tidak heran bagi Vika dan Nara jika Rani mendadak terlambat atau harus pergi saat ada panggilan. Apalagi, Rani mendapat jabatan sebagai sekertaris Osis disini

"Iya nggak papa kok" Ucap Vika dan Nara bersama

"Eh, Ran gimana maksud lo yang tadi. Gue penasaran banget tau siapa orangnya" Ucap Nara yang memang sedari tadi sudah sangat kepo.

"Kalian tau kan disekolah ini orang yang paling terkenal dengan sikap dinginnya ke semua orang?" Tanya Rani

"Iya"

"Enggak"

Ucap Nara dan Vika bersamaan.

"Serius lo Vik?? Lo nggak tau Most Wanted sekolah kita yang terkenal dingin" Ucap Rani kaget mendengar jawaban Vika. Sedangkan Nara hanya geleng-geleng kepala melihat sikap acuh Vika. Memang selama ini, Vika tidak terlalu tertarik dengan keramaian. Ia lebih senang menghabiskan waktunya di perpustakaan atau taman belakang.

"Enggak tuh. Lagian ngapain gue urusin hidup orang lain, nggak guna banget" Ucap Vika santai

"Auah. Pusing gue ngomong sama lo" Ucap Rani pasrah

"Hm"

"Lebih baik lo lanjutin maksud lo tadi" ucap Nara tidak sabaran

"Oke, gue langsung ke intinya aja. Jadi, disekolah kita itu ada 2 siswa yang terkenal dengan sikap dingin dan cueknya ke semua orang. Mereka berdua dapat panggilan King & Prince ice" ucap Rani menjeda ceritanya

"Ya, terus?" tanya Vika

"Dan menurut gue, maksud dari 'Cairkan gunung es yang ada didekatmu' berhubungan dengan mereka berdua" Sambung Rani

"Tunggu tunggu. Jadi, maksud lo gue harus rubah sikap mereka berdua jadi hangat ke gue gitu?" ucap Vika

"Ya, bisa dibilang begitu. Tapi, yang buat gue bingung yang lo mau cairin itu si king atau Prince ice?" Ucap Rani bermolog sendiri dengan dirinya

"Dua-dua kali Ran. Mungkin 'Pelangi Malam'nya Vika kasian sama dia yang udah jomblo dari lahir" Ucap Nara mengejek Vika.

Memang diantara mereka bertiga hanya Vika yang tidak pernah merasakan yang namanya berpacaran. Jangan menganggap dia jomblo karena nggak laku. Justru banyak kaum adam disekolahnya yang menyatakan perasaannya. Baik secara langsung maupun lewat kiriman bunga dan surat, tapi ya namanya Vika dia hanya cuek dan menolak mereka secara halus agar tidak menyakiti perasaan mereka.

"Hahaha..bener juga lo Nar"

"Ish, kalian berdua mau bantuin gue atau ngejek gue, sih?" ucap Vika, merasa kesal karena menjadi bahan tertawaan kedua sahabatnya.

"Dua-duanya. Hahaha" Ucap Nara dan Rani bersama

"Oke, kalau gitu gue bali-"

"Eh eh, jangan ngambek dong Vik. Oke oke, balik ke topik" Ucap Rani mencegah Vika saat akan pergi dari kantin.

PELANGI MALAM [D_R]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang