SEPULUH

634 84 18
                                                  

Sorry kalo ada typo

Happy reading

--

"Percayalah bahwa menjengkelkan juga salah satu pesonaku. Kau nanti juga pasti jatuh cinta dengan segalanya yang ada pada diriku."

"Kau terlalu besar kepala Tuan Oh. Bagaimana jika aku malah membencimu?"

"Maka tugasku membuatmu mencintaiku hingga tidak bisa melihat pria lain karena hanya aku yang akan kau lihat." Sehun

"Kita lihat saja nanti." Yoona menantang.

--

Ruang keluarga mansion ini nampak sedikit tegang dari biasanya, seorang wanita paruh baya nampak duduk menyilangkan kakinya dengan elegan, hanya dengan sekali lihatpun semua mata pasti tahu bahwa segala yang menempel pada tubuhnya bernilai ratusan juta won, terlalu berlebihan untuk ukuran pakaian yang digunakan di rumah. Di seberang tempat wanita itu duduk nampak seorang pria, apa yang digunakan pria itu sangat kontras dengan wanita yang ada di depannya. Raut wajahnya menyiratkan bahwa ia sedang menebak-nebak apa yang ingin ibunya katakan.
Dan saat ibunya melontarkan pernyataan ia menghembuskan napasnya, seolah ia telah memprediksi apa yang hendak ibunya ucapkan.

"Ibu punya calon untukmu."

Yeah, topik memuakkan ini lagi.

"Ayolah bu, aku bukan pria yang tidak bisa mencari pasangan sendiri."

"Lalu mengapa kau masih saja sendirian? Kenapa kau tidak pernah membawa wanita pulang ke rumah untuk kau perkenalkan pada ibu dan ayah."

"Aku masih mendekatinya, mana mungkin aku langsung membawanya ke rumah. Bisa-bisa dia malah lari dariku."

"Ibu dan ayah sudah menurutimu untuk tidak menjadikanmu CEO perusahaan keluarga, dan menjadikan adikmu sebagai gantinya. Lalu sekarang ibu hanya meminta kau membawa wanita untuk kau perkenalkan, tapi kau masih saja beralasan."

"Ibu selalu mengungkit hal itu ketika berdebat denganku. Aku tidak mau menjadi CEO karena aku benci dengan semua kertas-kertas kontrak itu. Lagipula pekerjaanku yang sekarang juga tidak buruk."

"Maka jika kau tidak ingin aku mengungkit hal itu, bawa kekasih ke depanku. Mau taruh dimana muka ku jika anak sulungku belum juga memiliki kekasih di usia yang seharusnya ia sudah menikah."

"Baiklah, akan ku bawa dia. Tapi jika ibu sudah melihatnya aku tidak terima alasan ibu tidak menyetujuinya."

"Selama dia lebih baik dari calon yang ibu pilihkan, Aku tidak akan protes. Tapi jika ternyata dia tidak lebih baik, maka kau akan menikah dengan wanita pilihan ibu."

"Kau tahu kriteria ibu, jadi pastikan bahwa pilihanmu itu dari keluarga baik-baik. Aku tidak ingin reputasi keluarga Kim rusak hanya karena menantu yang memiliki masa lalu suram."

"Ibu--"

"Ibu tidak menerima alasan apapun Kim Jin Young."

Jin Young hanya menatap kepergian ibunya dari sofa tempatnya duduk. Kepalanya serasa akan meledak saat ini juga, memang apa salahnya belum menikah di usianya sekarang, itu bukanlah suatu kejahatan, bahkan artis-artis sekarang juga banyak yang belum menikah di usia yang sudah sangat matang, kenapa ia harus buru-buru. Tapi ibunya beberapa bulan ini selalu membahas tentang pernikahan, membuat Jin Young muak dengan segala perdebatan yang pasti terjadi dengan ibunya jika sudah membahas hal itu.

Jin Young sangat ingin membawa Yoona ke depan ibunya, dan Jin Young yakin seribu persen bahwa ibunya akan langsung setuju tentang hubungannya dengan Yoona. Sayangnya sampai saat ini Yoona tidak memperlihatkan ketertarikannya pada Jin Young. Itu membuat Jin Young ragu-ragu apakah ia harus mengungkapkan perasaannya pada Yoona.

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang