↪1 : Misi✔↩

80 17 9
                                    

Warning!!
Typo bertebaran dimana-mana
Happy reading....

"Kuharap kamu bukan pelangi yang datang selepas hujan pergi, lalu hilang tanpa bekas, saat kuharap kamu abadi

_📨📨📨_

Ting!!

Pelangi Malam : Di saat semua orang mengkhawatirkan hidup pribadinya, kamu malah lebih mengkhawatirkan hidup orang lain. Disaat semua orang lebih mementingkan masa depannya, kamu malah mementingkan masa depan orang lain. Hidupmu terlalu biasa Ri, kali ini untuk membuat hidupmu lebih berwarna, cairkan gunung es yang ada didekatmu dan temukan rahasia di balik masa lalumu

"Na, lo tau maksud dari pesan ini ?"

"Emang pesan dari siapa sih Re?"

"Dari 'Pelangi Malam' Gue Na"

"Gue juga nggak tau maksudnya apa Re. Tapi, gue tau siapa yang bisa bantu kita buat mecahin maksud dari pelangi malam lo itu. Ayo ikut gue!"

Gadis dengan rambut panjang hitamnya yang tergerai itu, hanya bisa pasrah saat sang sahabat menariknya keluar dari kelas untuk menemui seseorang yang menurutnya dapat memecahkan maksud dari pesan yang baru saja di dapatkannya.

Gadis itu bernama Revika, lebih tepatnya Revika Fredella W, dan gadis dengan rambut sebahu yang sedang menariknya ini, merupakan sahabatnya sejak bangku SD bernama Kinara Putri B. Meskipun dari keluarga berbeda (perbedaan kasta) hubungan persahabatan mereka tidak pernah tergganggu sama sekali.

Mereka berdua sudah seperti saudara kembar yang tidak terpisahkan. Karena menurut mereka persahabatan merupakan hubungan yang lebih penting dari pada hubungan percintaan. Karena apa? sahabat akan selalu menemani mu saat kamu sedih maupun senang, dia tidak akan pernah meninggalkanmu dalam keadaan terpuruk, dia akan selalu ada bersamamu sedangkan pacar mungkin ia akan menemanimu, menjagamu dan mencintaimu tapi itu hanya bersifat sementara apalagi jika sudah mengalami konflik atau kesalahpaham yang akan berujung pada kata 'putus'.

°°°

Saat ini mereka berdua berdiri di sebuah kelas bertuliskan [XI MIPA 3], yang merupakan tempat dari sahabat mereka Adesti Maharani.

"Rani !!" baru saja Rani ingin menyapa kedua sahabatnya, mereka telah lebih dulu memanggil dirinya

"Kenapa? Tumben kalian kemari biasanya kan gue yang ke kelas kalian ?" Tanya Rani kepada kedua sahabatnya, karena selama ini baik Vika maupun Nara tidak pernah berniat untuk berkunjung ke kelasnya kecuali jika guru yang menyuruh mereka untuk kesana

"Gini Ran, sebenarnya gue dapat pesan dari 'Pelang Malam' gue lagi setelah sekian lamanya. tapi, gue bingung maksud dari pesan dia" Terang Vika

"Maksud pesan?? Emang dia ngirimin pesan kaya gimana sih?" 

Setelah Rani mengatakan ingin melihat pesan itu, Vika segera mengambil ponsel miliknya lalu membuka aplikasi pesan dan memperlihatkannya pada Rani.

"Gimana Ran, lo tau nggak maksudnya ?"

"Cairkan gunung es yang ada di dekatmu, Cairkan gunung es yang ada di dekatmu...." Setelah membaca pesan itu, Rani terus mengulang-ulang kalimat 'cairkan gunung es ada didekatmu' sambil berfikir maksud pesan itu.

"Gimana Ran, Lo tau nggak nih?"
Kali ini Nara yang bertanya karna sudah tidak sabar mendengar jawaban dari Rani yang notabennya pintar banget dalam urusan mengartikan pesan seperti ini

"Na, Ra kayanya gue ngg--OHH GUE TAU" Tiba-tiba saja Rani berteri membuat dua orang di depan menjengit kaget mendengarnya.

"Aduh Rani bisa nggak sih nggak usah teriak-teriak. Tuh liat kita sekarang jadi pusat perhatian teman-teman kelas lo" Jelas Vika dengan nada kesalnya

PELANGI MALAM [D_R]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang