"Kenapa bukan Krystal noona saja yang menjadi noonaku ? Kenapa mesti Yoona, aigooo malangnya nasibku ini" Eun Woo bermonolog dengan dirinya, mengasihani dirinya sendiri.

"Kau tidak ingin menggantikan posisinya noona ? Aku akan sangat senang jika kau mau menjadi noonaku menggantikan dia." Eun Woo kini mengalihkan pandangannya pada Krystal.

"Mau mati hah ?" Yoona

Sementara Krystal ? Ia semakin tertawa puas dengan tingkah konyol mereka berdua.

"Pergi sana" Usir Eun Woo

"Yak! Kau mengusirku ? Ini rumahku bodoh" Yoona

"Sudahlah Yoong, mari berangkat. Kau tidak ingin terlambatkan ?" Krystal berujar lembut meskipun tetap ada aura dingin di dalamnya.

"Lihatlah Krystal noona, dia sangat lembut. Berbeda dengan orang yang ku kenal." Cibir Eun Woo

Yoona sudah ingin memukul mulut adik kurang ajarnya itu. Tapi Krystal menariknya keluar apartemen.

--

"Aku bersumpah jika dia bukan adikku, sudah ku buang dia ke laut selatan. Oh Tuhan apakah kalian tau dimana tempat penukaran adik ? Jika ada akan ku tukar Eun Woo nanti sepulang kerja." Celoteh Yoona di tengah waktu istirahatnya.

Jin Young menatap Krystal dengan pandangan 'Kenapa ?'
Krystal yang pahampun menjelaskan pada Jin Young tentang pertengkaran Im bersaudara tadi siang. Respon Jin Young ? Sama seperti Krystal saat melihat pertengkaran itu terjadi. Tertawa, hanya itu.

"Ah, ada yang ingin ku tanyakan padamu, kau pergi berkencan dengan siapa kemarin ?" Tanya Krystal to the point. Memang seperti itulah Krystal, selalu to the point.

Yoona yang mendapat pertanyaan itu terkejut dan bingung akan menjawab apa. Tidak mungkin ia mengatakan bahwa ia pergi berkencan dengan Sehun EXO. Bisa-bisa Yoona dianggap gila oleh kedua sahabatnya.

"Eumm, hanya orang random untuk kencan buta" dusta Yoona. Ia berusaha mengendalikan ekspresi dan nada bicaranya. Sungguh kau bukan pembohong ulung Yoong. Begitu pikirnya

"Sungguh ?"Tanya Krystal penuh selidik.

"Sungguh. Kau kira aku berbohong ? " Yoona mulai menaikkan suaranya satu oktaf lebih tinggi.

"Kenapa kau pergi kencan buta Yoong ?"Celetuk Jin Young

"Hanyaaa, aku sedang bosan saja. Ya, sedang bosan, karena seseorang yang ku sukai sepertinya tidak tertarik padaku."

'Oh ayolah Jin Young, sampai kapan kau bertingkah tidak peka seperti ini ?' Batin Yoona

"Apakah kau merasa tertarik dengan pria itu ? Apakah kalian menjadwalkan suatu kencan lagi ?"Lanjut Jin Young.

"Aku tidak tahu, kami belum membahasnya lagi. Dia belum menghubungiku lagi sejak kemarin." Pungkas Yoona

Krystal memahami sesuatu diantara kedua sahabatnya itu. Tidak salah lagi, batin Krystal.

--
Jin Young dan Krystal sedang mengajar di kelas mereka masing-masing saat ini. Sedangkan Yoona hanya terduduk di meja kerjanya. Karena ia saat ini sudah tidak memiliki jadwal mengajar. Jam mengajarnya selesai setengah jam yang lalu.

Ia melihat ponselnya.

"Tumben sekali dia tidak menggangguku hari ini. Apakah dia sudah menemukan wanita lain yang akan dijadikan mangsanya karena gagal merayuku ? Cih pria macam apa dia" Lirih Yoona.

Ting

Sebuah pesan masuk ke ponsel Yoona.

From : Pria Albino Sinting

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang