LIMA

488 85 4
                                                  

Typo bertebaran
Happy reading 💞
--

"Mana yang sakit ? Maafkan aku, biar ku pijat" Sehun menyentuh leher jenjang Yoona.

Bulu roma Yoona meremang saat Sehun menyentuhnya. Ini pertama kalinya seorang pria menyentuh lehernya.

"Disini ?" Pertanyaan Sehun membuat Yoona tersadar dari pikirannya.

Yoona menepis tangan Sehun.

"Tidak perlu, sudah sembuh. Ayo pulang" Yoona bangkit dari duduknya. Dan berjalan menuju mobil mendahului Sehun.

"Tunggu aku sayang, kau selalu meninggalkanku kau tahu."

Yoona tidak menggubris perkataan Sehun dan terus berjalan meninggalkan Sehun di belakang.

--

Sehun dan Yoona tiba di depan apartemen Yoona.

"Kita sampai sayang"

"Demi tuhan berhentilah memanggilku seperti itu. Aku--" Ucapan Yoona terpotong saat Yoona melihat seseorang yang ia kenal keluar dari apartemennya. Yoona segera melepas seatbeltnya.

"Sayang ?" Sehun menanti Yoona meneruskan perkataannya.

"Terimakasih karena sudah mengantarku." Ucap Yoona singkat tanpa menoleh pada Sehun. Pandangannya terkunci pada seseorang yang baru keluar dari apartemennya itu. Yoona segera membuka pintu mobil Sehun.

"Jin Young-ah" Seru Yoona.

Merasa namanya dipanggil Jin Young pun memutar tubuhnya menghadap sumber suara. Senyumnya kian merekah saat melihat seseorang yang seharian ini membuat hati dan pikirannya kalut.

Yoona berlari kecil menuju Jin Young.

"Hohooo, pelan-pelan Yoong. Kau akan terjatuh." Jin Young memperingatkan Yoona.

"Kenapa kau disini ?"

'Tolong katakan jika kau mencarikuu Jin Young-ah' Batin Yoona berharap

"Aku ? Hanya sedang berjalan-jalan" dusta Jin Young.
Pupus sudah harapan Yoona.

"Euhh, apakah kau lapar ? Mau makan denganku ?" Jin Young berusaha mengalihkan perhatian Yoona, tentu saja ia tidak ingin ketahuan bahwa ia baru saja berdiri selama setengah jam di depan unit Yoona hanya karena ragu ingin bertamu atau tidak.

"Boleh, aku sangat lapar" Yoona memegang perutnya.

"Oh, apakah kekasihmu tidak memperlakukanmu dengan baik Yoong ? Sampai-sampai membiarkanmu kelaparan." Terasa nyeri di dada Jin Young saat membicarakan tentang kekasih Yoona.

"Ah, tidak usah membahasnya. Aku sangat lapar. Ayo pergi makan" Yoona menarik tangan Jin Young. Jantung Jin Young berdegup kencang saat tangannya bertautan dengan tangan Yoona. Pun dengan Yoona,pipinya merona saat skinship dengan Jin Young.

Sejujurnya saat kembali dari bukit tadi Sehun dan Yoona sudah makan. Namun demi bersama Jin Young, Yoona sengaja mengatakan bahwa ia tengah kelaparan. 'Toh aku tidak akan gemuk meski makan malam-malam' begitu pikir Yoona.

Sementara ada sepasang mata lain yang menatap kemesraan Jin Young dan Yoona dengan hati terbakar. Ia segera melajukan mobilnya menjauhi pemandangan menyakitkan itu.

--

Saat ini Jin Young dan Yoona sedang berada di pojangmacha sekitar apartemen Yoona.

"Imo, tteokbokki 1, sundae 1, dan odeng 1." Pesan Yoona

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang