DUA

803 104 6
                                                  

Sorry kalau ada typo
Happy reading 💞

--

Entah apa yang salah dengan Sehun, sejak menatap manik mata wanita yang baru ia temui secara tidak sengaja itu tadi, membuat jantung Sehun berdetak kencang tak seperti biasanya. Bahkan saat berbicara dengan wanita itu jantungnya semakin tidak dapat ia kontrol.

'Jantung sialan, berhenti berdetak terlalu kencang, atau seluruh dunia bisa mendengar detakmu' Batin Sehun mengumpat jantungnya.

"Nona Im" Suara sehun kembali memecah keheningan

"Ne ?"

"Aku tertarik padamu" Sehun menatap wajah Yoona dengan serius.

Jika kalian bertanya bagaimana ekspresi Yoona sekarang seperti apa setelah mendapat pernyataan dari Oh Sehun. Yoona hanya memasang wajah datar,biasa saja. Sudah terlalu sering baginya mendapatkan pernyataan ketertarikan secara tiba-tiba bahkan terkadang dilakukan oleh orang yang tidak pernah ia kenal.

"Lalu ?" Tanya Yoona santai

Mendapat pertanyaan dengan wajah santai setelah menyatakan ketertarikannya membuat Sehun terkejut. Dan tentu saja semakin tertarik dengan Yoona

'Dia sangat berbeda dengan wanita manapun' Batin Sehun penuh keyakinan.

"Yaa, aku hanya mengungkapkan ketertarikanku padamu, apakah itu salah ? Nona Im ?"

"Tidak Tuan Oh karena itu adalah hakmu"

"Jadi bisakah aku mengenalmu lebih jauh ?" Sehun yang semula menyilangkan tangan di depan dada kini mengubah posisinya dengan meletakkan sikunya di meja untuk menahan tubuhnya.

"Tidak ku sangka kau sungguh to the point Tuan Oh"

"Bertele-tele bukanlah styleku"

"Aku menghargai kejujuranmu. Tapi aku tidak berminat untuk mengenalmu lebih jauh" Yoona

"Kenapa ? Apakah aku terlalu terburu-buru ?"

"Bukan, hanya aku tidak ingin terlibat dalam kehidupan super star seperti dirimu. Orang bisa saja salah paham dan menghujatku seenaknya saat mereka melihatku bersamamu tanpa tahu kebenarannya." Yoona menjelaskan alasannya enggan berkenalan lebih jauh dengan Sehun. Setelah memberikan alasannya Yoona berpamitan pada Sehun dan melangkah meninggalkan Sehun.

*Flashback off*

"Kenapa dia tertarik padaku ? Aku hanya guru biasa sementara bisa saja ia mengencani Song Hye Kyo atau Suzy yang jelas menjadi idaman seluruh pria di Korea. Apakah dia berniat buruk padaku ?"

"Tapi jika berniat buruk bukankah itu seharusnya ada pada diriku. Aku bisa memanfaatkannya untuk keuntunganku, sementara dia tidak akan mendapatkan apapun dengan berniat buruk padaku bukan"

"Andwe Yoona kau harus berpikiran positif. Jangan berburuk sangka pada orang. Itu bukanlah dirimu." Yoona bermonolog pada dirinya sendiri.

--
Pagi ini Yoona menyambut harinya dengan meregangkan tubuhnya dan segera melesat ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

"Oh kau sudah bangun Yoong" Yoon Soo Hyun menyambut putrinya

"Eomma tidur nyenyak kan ?" Yoona mencium pipi ibunya yang sedang menata makanan di meja sekilas.

"Iya sayang. Ah ada yang ingin ibu tanyakan padamu Yoong"

"Apa ?"

"Kapan kau membawa pacarmu ke ibu. Setidaknya biarkan ibumu ini melihat kau memiliki teman pria." Soo Hyun menatap wajah putrinya penuh harap. Ia sudah lama tidak bertemu dengan putri sulungnya itu tentu ia berharap selama waktu itu Yoona mengencani seorang pria atau paling tidak dekat dengan seseorang.

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang