SATU

1.2K 122 4
                                                  

Maafkan kalau typo bertebaran
Happy reading 💞
--
-Akademi-

"Sekian materi yang saya sampaikan. Apakah ada yang ingin bertanya ?" Ucap Yoona memungkasi kegiatan mengajarnya hari ini.

"Seonsaengnim"

"Ne, Kwang Ho hagsaeng. Apa yang ingin kau tanyakan ?"

"Ssaem, apakah anda tidak lelah ?" Jang Kwang Ho

"Lelah ?" Yoona mengulangi pertanyaan muridnya itu, sembari mengernyitkan dahinya.

"Iya, apakah anda tidak lelah menjadi cantik setiap saat ? Sungguh aku lelah mengagumi kecantikanmu ssaem." Kwang Ho mengatakannya sembari memasang raut seolah ia benar-benar lelah menghadapi pesona gurunya.

Wanita mana yang tidak bersemu wajahnya kala dipuji di depan umum seperti ini. Namun karena ia adalah Im Yoona yang sudah terlalu sering mendengar pujian-pujian itu ia mampu menghadapi pujian itu dengan tenang tanpa memperlihatkan wajah bersemunya.

"Ahh, kau lelah denganku Kwang Ho-ssi ? Baiklah akan ku katakan pada bagian administrasi agar memindahkan kau ke kelas Kim Jin Young Seonsaengnim. Bagaimana ?" Yoona menyilangkan tangannya di depan dadanya.

"Tidak. Jangan ssaem, sepertinya aku sangat tidak cocok dengan Kim Seonsaengnim, karena jika aku berada di dekatnya, aku takut ketampanannya akan tenggelam karena pesona Kim Seonsaengnim akan kalah dengan pesonaku" Kwang Ho menempelkan kedua tangannya pertanda ia benar-benar tak ingin berada di kelas Kim Jin Young

"Huu" Teriak seluruh murid wanita penggemar Jin Young yang merasa tak terima dengan sikap percaya diri Kwang Ho

"Maka kamu bisa berhenti menggodaku, oke ?"

"Ne seonsaengnim. Joesonghamnida" Kwang Ho menundukkan kepalanya, tanda ia menyesal telah menggoda guru favoritenya itu. Namun memang seperti itulah Kwang Ho. Hari ini menggoda Yoona, meminta maaf dengan wajah memelas dan ia akan mengulangi perbuatannya keesokan harinya.

Yoona hanya bisa menghela napas melihat tingkah salah satu murid akademinya itu.

--

"Oh, sudah selesai mengajar nona Im ?"

"Begitulah Jin Young-ssi" Yoona

"Bukankah sudah ku katakan untuk berbicara santai saja saat denganku ?" Kim Jin Young

"Aku tahu kita bersahabat di luar, namun di akademi kita adalah rekan kerja" Yoona

Jin Young memutar kedua bola matanya malas. Sedetik kemudian ia mengubah ekspresimya dengan senyum merekah di ranumnya.

"Kau membuatku takut saat mengubah ekspresimu itu secara tiba-tiba" Yoona

"Ah maafkan aku, tapi apakah kau mau makan malam denganku ?" Jin Young

"Hmm" Yoona mengetuk dagu dengan jari lentiknya

"Bagaimana ?"

"Maafkan aku, tapi aku sangat lelah Jin Young-ssi. Jadwalku hari ini benar-benar membuat tubuhku remuk" Yoona menjawab tawaran Jin Young dengan wajah memelas

"Ah begitu, maafkan aku karena telah membuatmu tak nyaman"

"Tidak, aku yang harusnya minta maaf karena aku menolak tawaran darimu Jin Young-ssi"

"Tidak apa-apa Nona Im" Jawab Jin Young dengan senyum yang mampu membuat seluruh wanita di penjuru dunia pingsan saat itu juga.

--

Yoona meregangkan tubuhnya setelah duduk di depan komputer karena ia harus menyelesaikan soal latihan untuk bahan mengajar besok.

"Apakah kamu akan lembur ?"

My Secret RomanceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang