LIVE WITH MY KETOS 28

217K 11.2K 519
                                    

"Lo kenapa?" Tanya Alvaro panik.

Wajah Gabriella memerah menahan sakit. "G-ue alergi pe-desh shh.."

Alvaro semakin panik setelah mendengar jawaban yang di lontarkan Gabriella. Cowok itu sama sekali tidak tau jika Gabriella memiliki alergi pedas. Memangnya, hal apa yang Alvaro tau tentang Gabriella?

Gabriella memukul dadanya kuat menahan sesak yang semakin menggila menyerang dadanya. Sungguh, sakitnya luar biasa hebat.

"S-akit Al.."

Alvaro panik. Cowok itu tidak tau apa yang harus ia lakukan saat ini. "Gue harus apa?"

Gabriella semakin kuat memukul dadanya. Rasanya sangat sakit dan juga sesak secara bersamaan.

"S-akit.."

Gabriella memiliki alergi terhadap Capsaicin yang terkandung di dalam cabai. Alergi itu di milikinya sejak cewek itu berumur tujuh tahun. Gabriella akan merasa dadanya sesak dan juga susah untuk bernafas ketika mengonsumsi Capsaicin dengan jumlah yang berlebihan. Ia hanya di anjurkan untuk mengonsumsi cabai yang jumlahnya kurang dari tiga biji. Sedangkan tadi, Gabriella menaruh bubuk cabai dengan level luar biasa. Level 50!

Alvaro menatap Gabriella panik. “Ke rumah sakit?" Saking paniknya, cowok itu sampai menanyakan hal yang tidak perlu untuk di tanyakan.

Gabriella mengangguk lemah masih terus memukul dadanya yang terasa sesak.

Tanpa babibu, Alvaro langsung mengangkat tubuh Gabriella, menggendongnya ala bridal style menuju mobil. Cowok itu meletakkan Gabriella di samping kemudi kemudian berlari memutari mobil. Alvaro duduk di samping Gabriella yang masih setia memukul dadanya kuat.

"S-sakit hiks.. hiks.." Gabriella menangis karena tidak tahan dengan rasa sakitnya.

Alvaro memasangkan Gabriella seatbealt, dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.

"Hiks.. hiks.."

Selama perjalanan, Gabriella terus saja menangis. Cewek itu sama sekali tidak peduli dengan Alvaro yang akan menganggapnya seperti anak kecil.

Alvaro melirik Gabriella sekilas. "Sakit banget?"

Gabriella tidak menjawab pertanyaan Alvaro. "Hiks.. hiks.. Akh.."

Gabriella merasakan sakit yang luar biasa di bagian dada. Cewek itu mencengkeram dadanya kuat berusaha mengurangi rasa sakitnya.

Alvaro benar-benar panik.  Cowok itu dengan cepat memberhentikan mobilnya di  pinggir jalan untuk melihat kondisi Gabriella.

Alvaro melepaskan Seatbealt nya, dan maju mendekati Gabriella. Cowok itu  menyingkirkan tangan Gabriella yang tengah sibuk mencengkeram dadanya. Ia menekan kuat dada cewek itu. "Rasanya gimana?"

Gabriella menatap Alvaro dengan mata sembab. "S-esak.. s-akit.."

Alvaro membelai pipi Gabriella lembut untuk menghapus air mata yang mengalir di pipi cewek itu, kemudian mengangkat tubuh Gabriella. Cowok itu mendudukkan Gabriella di pangkuannya. Setelah itu, Alvaro kembali menjalankan mobil dengan satu tangan yang masih sibuk menekan kuat dada Gabriella.

LIVE WITH MY KETOSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang