LIVE WITH MY KETOS 27

216K 10.9K 369
                                    

Gabriella yang tidak siap dengan tarikan tangan Alvaro pun langsung kehilangan keseimbangan dan...

"AAAAA.."

Gabriella berteriak kencang saat ia merasa jika tubuhnya akan jatuh ke bawah. Cewek itu memejamkan kedua matanya kuat, pasrah jika ia memang harus jatuh dari atas tangga.

grep

'Kok gak sakit?' Batin Gabriella.

Gabriella merasakan jika ada tangan yang memeluk pinggangnya erat. Sangat kuat, bahkan hampir seperti sebuah cengkeraman. Gabriella membuka matanya perlahan, hingga benar-benar terbuka. Di dekatnya, Gabriella melihat Alvaro tengah menatapnya dalam. Gabriella tidak tau apa arti tatapan itu. Cewek itu menurunkan pandangannya ke bawah. Ia melihat tangan Alvaro tengah menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke lantai bawah.

Alvaro menarik tubuh Gabriella semakin dekat dengan tubuhnya, bahkan dada mereka nyaris bersentuhan. "Lo gak papa?"

Gabriella menggeleng kaku. "N-ngak."

"Ada yang sakit?"

Gabriella kembali menggeleng. "N-gak ada."

"Kalian ngapain?!"

Alvaro dan Gabriella langsung menoleh ke atas dan mendapati keempat sahabat Alvaro tengah menatap mereka terkejut sekaligus bingung. Tadi, saat mendengar teriakan Gabriella, mereka semua langsung keluar kamar untuk melihat apa yang tengah terjadi di sana.

Gabriella refleks melepaskan pelukan
Cowok itu di pinggangnya. "G-gue ke atas dulu."

Setelah mengatakan itu, Gabriella dengan cepat berjalan tertatih menaiki tangga dan melewati keempat sahabat Alvaro yang tengah menatapnya bingung. Gabriella memasuki salah satu kamar yang ada di lantai dua. Ia menutup pintu kamarnya kemudian berjalan ke arah ranjang.

Gabriella malu? Sepertinya iya.

Sedangkan di luar, Alvaro masih diam menatap keempat sahabatnya bergantian dengan tatapan datar.

"Al tadi lo-"

"Angkat koper Gabriella ke kamarnya," suruh Alvaro kemudian berjalan santai menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di samping kamar Gabriella.

--Live With My Ketos--

Gabriella melirik sekilas jam yang ada di tangannya. Pukul 15.45. Cewek itu menghela napasnya dan kembali berbaring di atas kasur king size bergambar Doraemon miliknya. Ia memang sangat suka dengan tokoh kartun asal jepang itu.

Gabriella mengambil ponselnya, kemudian menelepon Bundanya yang sudah berangkat ke LA empat jam yang lalu.

"Halo Bun," sapa Gabriella sambil berguling tidak jelas di atas kasurnya.

'Halo.. ada apa sayang?' Tanya Jesslyn di seberang sana.

"Gak papa," jawab Gabriella lemas.

'Kok suaranya lemes gitu? Kamu sakit?' Terdengar raut kekhawatiran dari suara Jesslyn ketika mendengar nada ucapan putrinya yang terdengar lemah.

LIVE WITH MY KETOSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang