Telat

50 9 4
                                    

"Mampus gue!"

Kutepuk kening kala sampai di parkiran kampus. Jam di pergelangan tangan sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Padahal kelas dimulai sejak dua puluh menit yang lalu. Dosen yang mengajar hari ini termasuk dosen yang sangat disiplin dalam waktu. Alamat tidak bisa masuk ke dalam kelas.

Kuberlari menuju gedung tempat perkuliahan dan segera menunggu lift. Berasa lama banget kayak lagi nunggu jodoh. Nggak datang-datang.

"Nggak tahu apa nih gue lagi dikejar harimau?" gumamku pelan sambil menatap pintu lift yang entah kapan akan dibuka.

"ALHAMDULILLAH SEPI!"

Seruan itu membuat orang-orang di dekat sana melihat ke arahku. Bodo amat deh yang penting aku bisa naik lift.

Kuberlari kembali setelah keluar dari lift. Lari-lari terus udah kayak lagi main film. Tapi nggak ada juga sih film yang mau nampung aku.

"Aww, eh, sorry, Kak."

Pakai acara menyimpuk orang lagi. Bukannya bikin cepat, malah tambah mengulur waktu lagi.

Kutatap orang yang kutabrak tadi dengan posisi tangan yang mengelus kening. Sakit juga ternyata, kayak habis nabrak tembok.

Nikmat Tuhan mana lagi yang kaudustakan wahai Nerissa? Masnya ganteng banget ini. Semalam aku mimpi apa ya makanya bisa ketemu yang kayak gini?

"Iya, nggak apa-apa," balasnya pelan sambil mengulas senyum tipis dan segera berlalu meninggalkanku.

Tolong aku mau meleleh aja lihatnya. Padahal cuma senyum tipis nggak ada embel-embel lain. Nggak mungkin juga aku minta nomor teleponnya, 'kan?

"Oh iya kelas."

Kulanjutkan perjalananku menuju kelas yang terasa sangat jauh hari ini. Bedanya sekarang aku berjalan pelan tanpa rasa ikhlas karena orang tadi. Jiwa-jiwa ingin memiliki dalam diriku seketika melonjak naik.

Tarik napas, buang. Semangat Nerissa!

Kuketuk pintu kemudian berkata, "Assalamualaikum."

Kuulas sebuah senyum dan membuka pintu kelas. Sampai sebuah suara menghentikan aktivitasku.

"Keluar."

Singkat, padat, jelas, dan tidak bisa dibantah. Salahkan diriku yang malah mematikan alarm saat ia berdering dan salahkan diriku juga yang kembali tidur setelah salat subuh.

♧♧♧

Jakarta, 2 Desember 2019

Day 2! Akhirnya kelar walaupun mepet waktunya. Makasih yang sudah membaca ♡

31 Days Writing Challenge 2019Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang