2

9 3 2
                                    

Si monyet tidak terdengar lagi sejak tiga hari yang lalu.

Terakhir kali dia melihat si monyet kalau tidak salah ingat adalah di suatu lapangan berilalang tinggi dengan matahari yang terbenam; klise sekali. Saat itu dia bersiap untuk kembali pulang, memikirkan tumpukan cucian yang harus ia selesaikan esok hari. Sementara si monyet dia lihat, berlari-lari kelewat semangat mengelilingi lapangan. Rasanya dia ingin menyimpuk makhluk itu.

.

Dia melakukannya.

Lalu berjalan kembali ke rumahnya.

Tidak, dia tidak merasa bersalah sama sekali. Untuk apa, duh.

***


Si monyet tidak terdengar lagi sejak empat hari yang lalu.

Entah kenapa dia juga tidak dikejar-kejar deadline sejak hari itu. Orang-orang yang suka membuat beban hidup dia berat terlihat jinak akhir-akhir ini.

Semua berjalan seperti biasa. Tidak ada sesuatu yang spesial, tidak ada sesuatu yang berbeda.

.

Tidur atau hanya sekadar berguling-guling absurd di kasur.

Terlihat menyenangkan, kan?

***

Si monyet tidak terdengar lagi sejak lima hari yang lalu.

Dia di kasur, menyelami linimasa. Mengganggu seorang kawan lama, mengirim spam chat yang paling tidak berisi, "Hei aku bosan sekali~"

Dia menunggu beberapa jam, kembali menyelami linimasa.

.

"Aku besok ujian. Lakukan kegiatan produktif sana!"

Begitu balasannya.

***


Si monyet tidak terdengar lagi sejak enam hari yang lalu.

Bahkan lagu-lagu yang terkumpul di playlist kesayangannya tidak terlihat menarik sama sekali. Dia memutuskan untuk menonton sebuah pagelaran balet aneh di internet. Mereka bercerita soal persembahan seorang wanita perawan. Mungkin, setelah menonton benda itu dia dapat sebuah inspirasi skenario intense untuk diputar di otaknya sebelum tidur.

.

Panggung di otaknya gelap gulita malam itu.

Dia tidak bisa tidur.

***

Si monyet tidak terdengar lagi sejak seminggu yang lalu.

Dia memutuskan untuk berkunjung ke lapangan berilalang tinggi di otaknya. Waktu itu matahari juga sudah mulai terbenam; sebuah latar klise lagi. Dia duduk di tanah dan merenung.

.

Sepertinya, tidak ada yang bisa dia simpuk hari itu.

***


Si monyet terdengar lagi sejak satu jam yang lalu.

"Hei, aku baru saja melakukan perjalanan panjang untuk mencari sebuah teori-teori biologi soal manusia immortal. Mau dengar?"

Begitu kata si monyet.

.

Besok dia ujian matematika.

.

[selesai]

[31DWC] Instant Gratification MonkeyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang