...

28 2 0
                                        

Bahasa Indonesia pelajaran yang sangat membosankan menghiasi hariku pagi itu terlihat ri barisan belakang sedang asyik anak-anak tidur seakan akan guru sedang mendongengi Cerita abu nawas,namun,disisi lain terlihat satu cowok dengan serius memperhatikan penjelasan guru tentang struktur kebahasaan anekdot,Ya...dia teman sekelas Nia Namanya Krisna,selain tubuhnya yang gagah dan wajahnya yang tampan dia cowok yang rajin dan anak dari pengusaha sukses di korea,tak heran beribu-ribu cewek ngantri untuk mendapatkan Cinta Krisna,namun,dia tipical cowok yang Judes dan tak mau diatur,itu yang membuat Nia tidak terlalu tertarik dengan Krisna,Lagian diluar sana banyak cowok yang naksir Nia,bahkan lebih kaya dari Krisna.

GARA-GARA UPACARA

Senin itu Upacara Bendera seperti biasa semua anak terjajar rapi dan sibuk mencari barisan di lapangan,berbeda dengan Nia dan ketiga temannnya Yulia,Sani,dan Distia,Ketiga cewek itu dicap cewek paling bikin onar di sekolah apalagi Nia,ia sudah dikenal sebagai Ratu bully sampai di luar sekolah.mereka pergi ke kantin sambil menunggu Upacara usai

"Bu,Es teh 4" Pesan Yulia

"plus Baksonya tiga"Tambah distia

" Kok tiga?gue??"Gerutu sani

"Emang lo mau?" Jahil Distia

"Iyalah bangsat" Jawaab sani kesal

"Yee...Gitu aja ngambek,Tambah satu bu baksonya"Ucap Distia

" Siap non ditunggu ya"Jawab bu kantin ramah

Setelaah beberapa menit pesanan mereka datang dan mereka memakannya dengan rakus,seperti tidak makan selama 3 tahun,memang,bisa dibilang mereka itu cantik-cantik banyak makan.
  Sambil menikmati makanan mereka melaakukan kegiatan wajib para cewek kalau lagi ngumpul,antara lain Ghibahin adek kelas,ngomongin cowok dan ketawa ketiwi ngomongi temen sendiri di belakang
Tanpa mereka sadari satu cowok sedang memperhatikan mereka,Nia yang merasa risih langsung menghampiri cowok itu dengan membawa es teh yang belum habis itu

"Ngapain lo disini??" tanya Nia dengan nada keras

"Wahhhh..nguping lo ya?" Tambah Yulia

"Dasar Murid gak teladan,Upacara kok bolos" Ucap sani Lugu

"Bangsat,kan kita juga bolos pinter" Jawab Nia dengan kesal kepada sani

"I..iya,deh ma...maaf,a...aku cu...cuma lagi ra....zia kok" Jawab  cowok itu terbata bata

"Aduh..cowok cemen gitu emang berani laporin kita??" Jawab Distia

"Hahaha....Cowok kok lembek amat lu?" tambah yulia

"Enaknya diapain nih Nii?" Tanya sani sambil melirik Nia

Tanpa pikir panjang Nia yang sedari tadi membawa es teh ditangannya itu langsung menuangkan ke rambut cowok itu

"Mandi dulu yaa,hahahahah...." Kata Nia sambil tertawa jahat

Cowok itu lari meninggalkan keempatnya sambil menangis,mereka berempat tak kuasa menahan tawa,dan akhirnya mereka tertawa terpingkal-pingkal sehingga membuat salah satu guru terdengar dan menghampiri mereka,lalu keempatnya diseret ke tengah lapangan

"Lihat anak-anak,itu anak-anak yang tidak disiplin dan tidak boleh ditiru perbuatannya mengerti??" Tanya pak Heri selaku kepala sekolah SMA Pemuda Negara.

"Sekarang kalian ber empat skorjam 100kali dan bilang,saya tidak akan mengulangi lagi" Hukum pak heri kepada anak itu

"Anjjggg...Gua maluu" Gerutu sani

"Udah terima aja" jawab Nia yang urat malunya sudah putus itu

Cinta Yang RumitTahanan ng mga kuwento. Tumuklas ngayon