Tentang Chain Block di Tahun 2019

9 0 0
                                                  

Dalam berbagai industri, tentunya ada banyak barang berat yang perlu diangkat. Untuk itu, Anda memerlukan sebuah alat lifting atau alat angkat, khusus untuk beban berat. Salah satu alat lifting ini adalah Chain Block. Berikut ini adalah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang Chain Block.

Apa itu Chain Block?

Chain Block (juga dikenal sebagai hand chain hoist) adalah mekanisme yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan beban berat menggunakan rantai. Chain Block berisi dua roda yang dililit rantai. Ketika rantai ditarik, ia berputar di sekitar roda dan mulai mengangkat barang yang melekat pada tali atau rantai melalui kail. Chain Block juga dapat dipasang pada lifting sling atau chain bags untuk mengangkat beban lebih ringan.

Apa saja komponen Chain Block?

Chain Block adalah perangkat yang cukup sederhana untuk mengangkat sejumlah besar alat yang dapat diangkat. Chain Block terbuat dari baja tahan lama dan bermutu tinggi untuk memastikan keamanan dan keandalan saat mengangkat beberapa ton beban. Chain Block dapat dipisahkan menjadi tiga kategori bagian yang berbeda: lifting chain dan hand chain, lifting mechanism, serta kait.

· Chain Block memiliki dua loop rantai - hand chain dan lifting chain. Hand chain yang terletak pada roda di lifting mechanism perlu ditarik dengan tangan untuk mengangkat beban. Roda di dalam lifting mechanism memiliki kantong khusus yang memungkinkan hand chain untuk menggerakkan roda. Lifting chain juga memutar lifting mechanism dan mengangkat atau menurunkan beban. Di ujung rantai, ada kait, tempat Anda dapat memasang lifting chain atau sling, penyamaratakan beban atau pemuatan itu sendiri.

· Ada juga kait di bagian atas Chain Block. Kait ini digunakan untuk menempelkan Chain Block ke langit-langit, sistem troli, atau konstruksi lain yang dapat menahan beban yang akan diangkat oleh Chain Block. Kebanyakan Chain Block memiliki kait yang berputar, yang berarti bahwa kait dapat diputar 360 derajat agar lebih mudah dipasang.

· lifting mechanism terdiri dari roda gigi, gandar, poros penggerak, roda gigi, dan sprocket. Ada rem rantai di semua Chain Block yang mencegah beban agar tidak turun saat kelebihan beban atau tanpa pengawasan.

Bagaimana cara kerja Chain Block?

Seperti yang dijelaskan di atas, Chain Block berisi lifting chain, hand chain, dan kait pengikat. Adapun Chain Block ini memiliki 2 jenis pengoperasian, yaitu pengoperasian secara listrik dan secara manual. Meskipun demikian, secara umum cara kerja daripada Chain Block ini adalah sebagai berikut.

· Pertama, Chain Block perlu dihubungkan ke beban melalui kait pengait. Kemudian, ketika hand chain ditarik, rantai mengencangkan cengkeramannya pada roda dan membentuk lingkaran di dalam mekanisme yang menyebabkan ketegangan yang mengangkat beban dari tanah.

Untuk apa Chain Block digunakan?

Karena kemampuan mengangkatnya, Chain Block umumnya digunakan di garasi tempat mereka dapat melepas mesin dari mobil dengan mudah. Karena dapat dioperasikan oleh satu orang, Chain Block adalah cara yang sangat efisien untuk menyelesaikan pekerjaan yang mungkin membutuhkan lebih dari dua pekerja untuk melakukannya. Chain Block juga banyak digunakan di lokasi konstruksi di mana mereka dapat mengangkat beban dari tingkat yang lebih tinggi, di pabrik perakitan untuk mengangkat barang ke dan dari sabuk dan kadang-kadang bahkan untuk mesin derek mobil dari medan berbahaya.

Itulah semua hal yang perlu Anda ketahui tentang Chain Block. Pada dasarnya, Chain Block hadir dalam berbagai kapasitas yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari kebutuhan industri, pertambangan, offshore, konstruksi, hingga logistik dan pelabuhan. Di sini, PT. NOBEL RIGGINDO SAMUDRA, supplier yang berlokasi di Jakarta, Kami menjual berbagai macam lifting & rigging gear. Salah satunya adalah jual Chain Block dengan berbagai kapasitas daya angkat hingga 20 ton.

Tentang Chain Block, Lever Block, Wire RopeWhere stories live. Discover now