LIVE WITH MY KETOS 21

226K 12.6K 538
                                    

"Wah enak banget.., siapa yang masak?"

Saat ini, Alvaro dan Keempat sahabatnya tengah berada di ruang makan bersama Gabriella, Keysha, Mila dan Revan. Mereka semua duduk saling berhadapan di meja makan.

Gabriella menatap keempat sahabat Alvaro bingung. Sejak kapan mereka semua berkumpul seperti ini di ruang makan? Ingin bertanya tapi malas. Akhirnya Gabriella memilih mengabaikan itu semua.

"Kita dong..," jawab Reva mewakili ketiga sahabatnya.

Alen mengangkat jempolnya ke atas. "Mantap!"

Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya mereka semua menyelesaikan sarapannya. Alvaro dan Keempat sahabatnya memilih pergi menuju ruang tengah diikuti Gabriella dan ketiga sahabatnya di belakang.

Arthur menarik tangan Keysha untuk duduk di sofa sebelahnya. Elang menarik tangan Mila, Alen menarik tangan Reva, sedangkan Reyhan, cowok itu menarik bantal untuk duduk di sampingnya. Alvaro? Cowok itu duduk sendirian di sofa paling pojok.

"Duduk dong El, masa berdiri terus sih?" Goda Alen.

Gabriella berdecak kesal. Ia bukannya tidak ingin duduk. Tapi cewek itu hanya bingung akan duduk di mana. Pasalnya sofa yang tersisa hanya di sebelah Alvaro. Ia tidak mau duduk bersebelahan dengan cowok itu.

"Duduk El.., gak capek apa berdiri terus di sana?"

"Tuh di samping Alvaro masih kosong, haha.."

"Enak El duduk di samping Alvaro."

Gabriella menghela napasnya kesal ketika mendengar godaan dari Alen, Reyhan dan Elang. Ternyata bukan hanya Alvaro yang memiliki sifat menyebalkan, tetapi sahabatnya juga. Mau tidak mau, Gabriella berjalan mendekati Alvaro dan duduk di samping cowok itu. Dan hal itu membuat sahabat Alvaro semakin semangat untuk menggoda Gabriella.

"Cieeee..," serempak mereka semua menggoda Gabriella dan Alvaro.

Gabriella menatap mereka semua kesal. "Apa'an sih?!"

Sedangkan Alvaro hanya diam tanpa mau membalas godaan para sahabatnya. Cowok itu sudah sangat kebal dan biasa jika di goda seperti itu. Jadi tidak masalah.

"Kalian berdua cocok tau.."

"Alvaro ganteng, Gabriella cantik. Pasti anaknya jadi bencong.., eh cantik sama ganteng kayak babang Alen maksudnya."

"Gabriella gak kalah cantik sama yang itu loh Al.., pacarin aja, haha.."

Gabriella sama sekali tidak mengerti apa maksud dari pembicaraan ketiga sahabat Alvaro itu. Yang jelas cewek itu benar-benar kesal. Ia berniat mengambil bantal yang ada di samping tubuh Alvaro. Gabriella memiringkan tubuhnya untuk mengambil bantal tersebut, namun hal itu membuat wajahnya dan wajah Alvaro begitu dekat tanpa jarak. Hingga tiba-tiba...

Chup

Pipi Gabriella tidak sengaja bersentuhan dengan bibir Alvaro, membuat posisi mereka begitu intim seolah Alvaro tengah mencium pipi Gabriella. Dan hal itu sontak membuat para sahabat mereka membelalakkan matanya terkejut. Masih tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.

Gabriella dan Alvaro masih mempertahankannya posisinya. Tidak bergerak sedikit pun untuk menjauh. Bibir Alvaro pun masih setia menempel di pipi Gabriella.

LIVE WITH MY KETOSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang