All About Sex II.

109K 1.6K 27
                                    

Happy Spoiler.

+

Afandima25 Kembali dengan seri baru FF ini ya. Cash masih sama hanya saja kita akan mulai dengan bab dan alur baru. Sesuai janji kemarin, All About Sex akan publis sesi kedua dan Afandima25 akan menepati itu. So tunggu part pertama Published oke. Untuk waktu tidak janji ya. Pasti akan Published.

Dan ya akan ada Note disetiap Bab. Akan ada misteri di setiap bab dan yang bisa memecahkan itu akan dapat Spesial Part FF Afandima25 yang dia mau.

Contohnya dia mau spesial Part dari Just For You. So akan Afandima25 berikan. Jadi kayak permainan gitu.

Dan ya mungkin FF ini tidak akan selancar yang pertama. Semua butuh waktu dan ya harap sabar. Ada banyak FF yang lain juga. Jadi Afandima25 tidak hanya untuk menumis satu Karya. So Afandima25 berterima kasih untuk semua dukungan dari All About Sex.

So Happy Spoiler!

+

"Ji biasakan kau tidak berisik?" Ketusku saat Jimin terus saja memanggil namaku. Dia Fikir aku tuli?

"Sayang aku hanya ingin kau mendengar suaraku!" Alasan Jimin membuat aku kesal. Dasar sialan. Jimin semakin menyebalkan saat kami tinggal dirumah Pribadi.

"Aku tau tapi ini benar-benar menganggu!" Jengkel ku emosi. Hampir setiap menit Jimin memanggil namaku.

"Arasho!" Balasnya lesu. Aish aku juga tidak tega melihatnya merasa bersalah seperti ini.

"Tuan ada yang mencari?" Obsidasi kami teralih pada Paman Song yang berdiri tegak didepan Jimin.

"Siapa!" Tanyaku pelan. Tumben tamu datang kerumah.

"Perempuan. Dia ingin bertemu dengan anda!"

Perempuan? Apa mungkin ada hubungannya dengan pekerjaan Jimin. Sejak aku memberikan batasan pada Jimin, tidak ada satupun wanita yang dekat-dekat dengannya. Paling hanya kerabat.

"Suruh dia masuk?" Aku memperhatikan Jimin dengan mata datar.

"Siapa dia Ji?" Jimin menggeleng tidak tau dan aku semakin penasaran! Siapa wanita itu!

+

"Kehamilanmu harus dijaga sayang. Tinggallah dengan Ibu. Jimin sibuk bekerja juga kan?" Aku hanya diam mendengar suara Ibu. Tanganku terus saja mengusap perutku yang sedikit membuncit. Kandungan ku berusia 3 bulan lebih.

"Aku tidak bisa tinggal Ibu!"

"Kenapa?"

"Aku tidak akan mengatakan alasannya saat ini!"

"Aliya!"

"Kami baik-baik saja!"

"Kau yakin?"

"Hem!"

+

Angin datang tanpa permisi, begitupun dengan bencana. Datang tanpa diundang. Semua tiba-tiba ada didepan mata dan hanya akan ada nasib yang menjawabnya!

Tbc.

All About Sex! 21+Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang