LIVE WITH MY KETOS 08

296K 16.3K 112
                                    

Motor sport milik Alvaro memasuki area sekolah, membuat cowok itu menjadi pusat perhatian para murid yang berada di area parkiran SMA Garuda.
Alvaro memarkirkan motornya kemudian melepaskan helm full face dan menyimpannya di atas motor. Cowok itu turun dari motornya dan berjalan santai menuju lapangan indoor yang berada di dekat koridor.

Saat berada di koridor, Alvaro tidak sengaja berpapasan dengan Alen dan Reyhan yang sudah siap dengan seragam basketnya. Ya, hari ini adalah jadwal latihan basket SMA Garuda.

"Baru dateng Al?" Tanya Alen yang sudah berdiri di samping Alvaro.

Alvaro mengangguk. "Ya."

"Itu Gabriella kan?" Tanya Reyhan tiba-tiba membuat Alen menoleh ke arah Reyhan.

"Yang mana?" Tanya Alen.

Reyhan menunjuk Gabriella yang tengah berjalan tertatih memasuki toilet perempuan dengan seragam olahraga di tangannya. "Itu loh."

Alen mengikuti arah tangan Reyhan kemudian menganggukkan kepalanya. "Iya, emang kenapa?"

"Nggak," balas Reyhan.

Alen menoyor kepala Reyhan kesal. "Nggak jelas lo!"

"Lo yang nggak jelas!” Balas Reyhan sambil menoyor kepala Alen.

"Sial!" Umpat Alen. "Lo tau monyet?"

"Tau," jawab Reyhan ketus.

"Nah itu. Monyet itu lo. Mirip sama muka jelek lo!" Maki Alen.

"Wah.. lo mau berkelahi sama gue? Ayo!"

Alen dan Reyhan masih terus beradu mulut membuat Alvaro kesal. "Berisik!" Alvaro menatap Kedua sahabatnya tajam. "Ikut gue ke lapangan indoor sekarang."

Tatapan tajam Alvaro membuat Alen dan Reyhan bergidik ngeri. Mereka berdua kemudian berjalan mengikuti Alvaro menuju lapangan indoor tanpa sepatah kata.

Setelah sampai, mereka bertiga langsung di sambut oleh Elang dan Arthur yang tengah berdiri di pinggir lapangan.

"Lama," sindir Elang.

"Lama apaan? Ini baru jam tujuh," balas Alen.

"Tetep aja lama ogeb," ucap Elang tidak mau kalah.

"Beda lah!" Balas Alen tidak terima.

"Sama!" Alen dan Elang masih terus beradu mulut. Tidak ada yang mau mengalah, karena mereka berdua memang sama-sama keras kepala.

"Bacot lo berdua.” Arthur beralih menatap Alvaro. “ Al lapangan indoor mau di pake sama anak kelas XII buat praktek." ucap Arthur yang sedang berganti pakaian di pinggir lapangan. Jangan heran, karena itu adalah kebiasaan para pemain basket di SMA Garuda.

Alvaro berpikir sejenak. "Kita pindah ke lapangan outdoor," ucap Alvaro dan diangguki oleh ke empat sahabatnya. Mereka pun mulai berjalan keluar lapangan menuju lapangan outdoor sekolah.

-TBC-

LIVE WITH MY KETOSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang