♥ Si Trouble Maker ♥

211 99 98
                                    

-----

Isla tampak menikmati makan siangnya dengan tenang. Setelah kepergian dua makhluk kampret itu, ia mendapat keuntungan makan besar tanpa harus menguras uang sakunya.

Ya, semuanya yang membayar Elvian.

Betapa senangnya dia hari ini!

Rejeki anak baik:)

Namun ketenangannya tidak berlangsung lama, ketika geng cabcen (cabe centil) sok cantik itu datang. Siapa lagi kalau bukan geng-nya si ayam Kathy?

Benar-benar menjengkelkan!

"Mau apa lagi lo semua kemari?"

"Lo pada gak liat apa ya gue lagi makan? Ganggu tau gak! Pergi sana huss!" usir Isla jengkel sambil mengibaskan tangannya.

"Isla, gak boleh jahat gitu ah sama kita. Sesama teman itu harus saling pengertian ya gak, girls?" ujar Kathy dengan soknya.

"Yaps, betul itu! Harus!" sahut dua cewek lainnya serempak. Mereka adalah Darra dan Dirra.

"Hee? Apa gue gak salah denger atau kuping gue yang lagi bermasalah? Temen lo bilang? Sejak kapan?"

Isla berdecih lalu meniru gaya meludah. "Cuih! Gak akan pernah sudi gue jadi temen lo!"

"Hey, anak yang baik gak boleh loh ngomong gitu. Tapi gue juga gak sudi sih temenan sama lo." Kathy tersenyum lebar.

"Gue cuma kasihan aja."

"Denger ya! Gue gak butuh kasihan dari cewek iblis kek elo! Minggir!" Isla menepis tangan Kathy yang hendak merangkulnya dan beranjak berdiri.

"Oy! Siapa yang lo panggil cewek iblis hah?!" ujar Darra tidak terima karena merasa terhina.

"Menurut lo?" tanya Isla balik membuat emosi Darra kian memuncak.

"Heh buncit! Lo jaga tuh mulut biar gak makin lebar! Sembarangan ngatain orang!" sahut Dirra dengan sengit.

"Ckck... Gak salah tuh? Harusnya kalian yang jaga mulut biar gak pecah-pecah!" hina Isla tak kalah sengit.

"Kalian, gue peringatin sekali lagi! Jangan ganggu gue ataupun Raina lagi, ngerti! Atau gue gak akan segan lagi kalo lo berani bertindak macam-macam!"

Setelah mengatakan itu, tanpa mau menunggu lagi Isla segera pergi dari sana.

"Wah songong banget tuh anak!" Darra melipat tangannya di depan dada.

"Tauk! Belagu banget jadi orang!" sengit Dirra membuang wajahnya kesal.

"Udah, girls! Gak baik ngomongin TTM-nya kita," ujar Kathy membuat dua cewek itu menatap bingung.

"Hah? Apaan tuh TTM?" tanya Dirra.

"Teman tapi mesra maksud lo?"

"Bukan dong, Darra sayang~ maksudnya itu Temen Tapi Musuhan! Ahahhahaa!" tawa Kathy pecah diikuti dua gadis lainnya.

-----

"Isla!"

Merasa dipanggil, Isla menghentikan langkahnya dan berbalik. Dari jauh, tampak Raina tengah berjalan ke arahnya sedikit berlari dengan membawa sebuah gelas di tangannya.

"Tungguin gue!"

"Nana? Lo, habis darimana aja ama si Vian tadi?" tanya Isla penasaran.

Raina menunjukkan gelas yang tengah dipegangnya sambil tersenyum. Yaps, gelas yang berisikan coklat hangat full cream.

Isla berkedip. Menatap heran sahabat anehnya itu. Ia menghembuskan napas kasar. "Akhirnya gue ngerti juga sekarang, Na!"

"Jadi sekarang lo udah kenyang?"

Our Relation Sweet❤Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang