2

2K 160 14
                                                  

"Jadi kau akan datang 'kan? "

Aku mencium Jean sekali lagi kemudian menjawab Jess,"Tentu saja, Bianca sahabatku tidak mungkin aku absen di pernikahannya"

Jess tersenyum senang, aku sempat bingung kenapa dia berpikir bahwa aku tidak akan datang kepernikahan Bianca di Havana?

"Bagaimana dengan Jean, dia akan ikut?",tanyaku sambil mengelus pipi mungil yang lembut, sialan Jean sangatlah manis!

"Tentu saja tidak, dia belum bisa berpergian Jean masih terlalu kecil. Aku akan menitipkannya bersama Mom dan Dad",sahut Jess, aku mengangguk setuju.

"Kita akan satu penerbangan, bagaimana dengan Pat?",tanyaku.

"Tentu dia akan pergi bersama Samantha dan Christopher"

Oh.

Jean merengek kecil kemudian tangisannya semakin menjadi jadi, Jess bergerak cepat menggendong bayinya lalu berkata,"Aku akan mengurusnya, kau menginaplah disini malam ini"

Aku mengangguk kemudian Jess berjalan menuju ke kamar tidurnya bersama Jean didalam gendongannya. Lusa adalah pernikahan Bianca dan Kyle, well mereka sudah sah sebagai suami-istri dan membuat pesta sederhana di pinggir laut Havana. Aku suka pasangan itu, Kyle yang pengertian dan Bianca yang keras kepala saling melengkapi satu sama lain. Dua bulan yang lalu Bianca melahirkan bayi laki laki yang lucu bernama Luke, jarak Luke dengan Jean hanya satu bulan, sekarang Branden punya dua adik sepupu yang tak kalah menggemaskan.

Aku turut senang dengan kebahagiaan teman temanku, mereka sudah berkeluarga dan punya anak anak yang lucu dan tentu saja suami yang mencintai mereka tanpa maksud tertentu.

Sialan.

Aku berharap agar aku segera mendapatkan kebahagiaan yang sama seperti mereka, punya keluarga kecil yang menemani keseharianku.

Semoga saja.

***

Havana, Kuba.

Bianca mencium pipiku dengan girang lalu disusul oleh Kyle yang memelukku dengan hangat,"Perjalananmu menyenangkan?",tanyanya.

"seharusnya ya, namun aku benar benar mual karena melihat pasangan yang terus bercumbu tanpa memikirkan seorang janda yang duduk bersebrangan dengan mereka",sindirku.

Jess dan Christian yang mana adalah pelakunya tergelak mendapat sindiranku, aku serius soal mereka yang terus bercumbu disepanjang penerbangan!

"Kau butuh istirahat, aku akan mengantarmu ke kamarmu Green",kata Bianca,"sayang bisa tolong tunjukan kamar Jess dan Christian?",tanya Bianca kepada Kyle.

Kyle mengangguk lalu mengecup singkat bibir isterinya itu lalu berkata,"Sure, bee.. "

Aku mendengus, Bianca terkekeh ringan dan mengantarkan aku menuju ke kamarku yang berada di lantai 3, lantai paling atas.

"ini kamarmu",kata Bianca saat kami sudah masuk kedalam kamar bewarna hijau mint dengan ranjang yang besar,"semoga kau suka! "

"Ini menakjubkan! ",seruku,"berapa kamar yang kalian punya dirumah ini? "

"Kami punya tujuh kamar tidur",sahutnya.

Wow!

"Aku berpikir untuk berendam di bath up",ucapku.

Bianca mengangguk,"lakukan apapun yamg kau inginkan, acaranya mulai pukul 8 malam gunakan waktu istirahatmu sebaik mungkin"

Aku mengangguk,"oke, thanks",kataku.

Bianca hanya mengangguk sambil menatapku dengan....tatapan sendu? Entahlah namun ditatap seperti itu aku menjadi kesal.

"Bisakah kau berhenti? "

Brides Fail {Memory from seattle 4} |Completed√|Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang