10

1.5K 414 37

Seungmin beneran jadi seorang informan. Meski ga pernah ngobrol sama Jungmo, dengan mudah dia bisa dapet informasi dari orang macem Haechan. Iya Haechan ini biarpun laki-laki tapi selalu tau informasi terbaru di jurusan. Bahkan berita panas dari jurusan lain juga dia tau.

Menurut info yang dikasi tau Haechan, Minhee dulunya kuliah di Jepang sampe semester 2. Karena orang tuanya maksa, Minhee akhirnya pindah kuliah ke sini lanjutin semester 3. Ga jelas dari kapan mereka pdkt, yang Haechan tau mereka udah jadian aja.

"Berarti Minhee adik tingkat kamu dong?" tanya Hyunjin.

"Iya ya. Kok aku baru nyadar," kata Seungmin sambil mengaduk minumannya.

Kesimpulannya, Seungmin, Jungmo dan Minhee satu jurusan. Oh iya sama Eunsang juga sih. Kemana-mana Minhee selalu ditemenin Eunsang. Maklum susah penyesuaian sama kampus baru.

"Sekarang aku mikir harus bilang apa ke Yunseong."

"Bilang aja kalo Minhee udah punya pacar. Ke depannya tergantung dia mau gimana. Urusan ngomong ke Minhee biar aku yang bantu."

Hyunjin tersenyum mendengar ucapan Seungmin. Emang ya dia tuh ga salah milih pacar. Selalu bisa ngasi solusi disaat Hyunjin nemuin jalan buntu.

"Kamu mau pesen apa lagi yang?" tanya Hyunjin sambil melihat daftar menu.

"Pesen kamu buat nemenin aku nugas malam ini."

Ekspresi Hyunjin mendadak jadi aneh rada mesum gitu, "Rumah kamu ga ada orang kan?"



×××




Yunseong udah denger semua dari Hyunjin. Kayaknya Yunseong ga bisa kalo harus datengin Minhee tiba-tiba terus ngerebutnya gitu aja dari Jungmo. Bukan tipikal Yunseong banget. Dia lebih milih menunggu dan kalo bisa biarin mengalir gitu aja.

Kalo boleh jujur Yunseong sebenernya takut ketemu Minhee. Takut kalo nanti Minhee ga nganggep dia. Takut kalo Minhee pura-pura ga kenal Yunseong. Inilah akibat dari apa yang telah dia perbuat dulu. Sekarang Yunseong cuma bisa pasrah dengan keadaan.

Malam ini Yunseong baru keluar dari perpustakaan kota. Dilihatnya bus udah berhenti depan halte. Buru-buru Yunseong lari ke halte lalu masuk ke dalam bus.

Saat udah di dalem bus, seorang laki-laki dengan masker hitam lupa bawa dompet. Yunseong pun mengarahkan t-money nya ke mesin dan membayar untuk 2 orang.

Yunseong duduk dekat jendela dan memilih mendengarkan musik sambil melamun. Dia sungguh ga peduli dengan keadaan di dalam bus padahal sejak tadi laki-laki bermasker hitam itu terus memperhatikannya.

20 menit menempuh perjalanan, Yunseong akhirnya tiba di halte tujuan. Yunseong bergegas turun begitu juga laki-laki bermasker itu. Sampai sekarang Yunseong ga nyadar kalo dia diikuti.

"Kak Yunseong..."

Langkah Yunseong terhenti karena dia seperti mendengar suara Minhee. Dengan cepat Yunseong membalikan badan hingga matanya melihat sosok laki-laki di bus tadi. Pikiran bingungnya lenyap ketika laki-laki itu membuka masker. Iya benar, dia Kang Minhee yang selama ini Yunseong rindukan.

"Minhee...?"

"Kakak..."

Baru aja Yunseong mau maju deketin Minhee, sebuah mobil sedan berhenti tepat di samping Minhee. Seorang laki-laki pun keluar dan langsung memegang kuat tangan Minhee.

"Ternyata kamu di sini. Ayo balik kesana, jangan bikin aku malu di depan temen-temen."

"Aku ga mau kak, aku mau pulang!" Minhee berusaha keras ingin meloloskan diri tapi tenaga laki-laki itu lebih kuat. Minhee pun menatap Yunseong dan memberi kode dengan mulutnya seperti mengucapkan tolong aku.

See Saw | HwangminiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang