03

1.4K 428 115

Kamar untuk Minhee akhirnya selesai direnovasi. Yah antara seneng sama ngga. Senengnya karena bisa punya ruang sendiri, ngganya karena...pisah sama Yunseong?

Ga tau ya padahal Minhee udah terlanjur patah hati. Harusnya ilfeel gitu kan kalo ngeliat Yunseong. Ini ngga, misalnya kayak kemarin Minhee mau berangkat sekolah tiba-tiba dihadang sama Yunseong terus dia berlutut buat masangin tali sepatu Minhee. Kayak tadi pas pindahan kamar, Yunseong ikut bantuin padahal dia ada latihan sama Lynx.

Siapa yang ga baper diperlakuin gitu sama cogan?!

"KESEEEELLLL!!" teriak Minhee sambil nonjok-nonjok bantal guling.

Pas asik mukulin bantal, pintu kamarnya tiba-tiba kebuka. Minhee reflek diem dan suasana mendadak awkward.

"Minhee, udah selesai beres-beresnya?"

"Eh? Hehehehe belum tante aku baru mau nata meja belajar."

"Perlu tante bantu ga?"

"Ngga usah tante lagian bukunya ga banyak."

"Oh iya kamu kalo kesulitan belajar minta ajarin Yunseong aja," kata beliau sambil duduk di pinggir ranjang.

"Kak Yunseong pinter ya?"

"Hm, bisa dibilang gitu. Dia jago renang, basket, baseball sama memanah. Sekarang nambah lagi jago nge-dance. Tante sampe pusing mikirin kesehatannya saking sibuk banget."

"Tapi kok di kamarnya ga ada piala..."

Mama Yunseong langsung ketawa pelan denger gumaman Minhee, "Ada kok, tapi di ruangan khusus piala sama penghargaan."

Eum, o-oke.

"Tante, kak Yunseong punya pacar ga?"

"Pacar? Kayaknya ngga soalnya tiap kali temennya ke sini ga ada yang kelihatan spesial. Tapi dia kalo kemana-mana lebih sering sama Donghyun sih."

"Tante tau Donghyun?"

"Tau dong. Dia kan se-grup dance cover sama Yunseong. Anaknya baik, sopan, ramah juga."

Minhee jadi makin iri sama Donghyun. Udah disukain Yunseong, sekarang mamanya juga suka.

"Tapi kalo tante lihat Yunseong itu lebih cocok sama kamu."

"Eh? Kenapa bilang gitu tante?"

Mama Yunseong cuma senyum terus ngusap puncak kepala Minhee, "Nanti juga kamu tau maksudnya."




×××




Pulang dari sekolah Minhee ga tau harus ngapain. Tadi sih udah nelpon mamanya dan ternyata keadaan beliau baik-baik aja. Sekarang Minhee lagi bosen duduk di ruang tengah sambil nonton TV.

"Minhee! Minhee!"

"Iya tante?" tanya Minhee nengok ke arah mama Yunseong yang lagi jalan cepet nyamperin dia.

"Kamu bisa bantu tante ga? Anterin ini ke studio dancenya Yunseong ya."

"Ini apa tante?"

"Laptop. Katanya penting tapi Yunseong udah mau nyampe studio jadi ga bisa balik lagi."

Sebenernya sih beliau ada maksud terselubung nyuruh Minhee.

"Iya tante aku bawain ke sana," jawab Minhee dengan polos.

"Makasi ya. Sekarang tante kirimin alamatnya via WA."

"Iya."

Minhee beneran pergi bawa laptop itu naik taksi. Nyampe di depan gedung dia meriksa lagi alamat yang dikirim barusan.

See Saw | HwangminiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang