02

1.4K 432 54

Minhee sama Yunseong udah rebahan tapi belum tidur. Jangan lupa kalo mereka tidur seranjang. Minhee masih bengong natap langit-langit kamar sedangkan Yunseong asik chatting-an sama seseorang. Minhee rada ngintip gitu sayang ga bisa terlalu jelas ngeliat. Maunya tidur duluan tapi gimana bisa tidur kalo ada doi di samping. Gugup banget pokoknya.

"Lucu."

Minhee langsung noleh ke Yunseong yang ternyata lagi ketawa sendiri. Yunseong pun nyadar kalo Minhee ngeliatin dia.

"Ini, temen gue lucu," lanjutnya sambil nunjuk layar hp.

Ooh, kirain Minhee yang lucu.

"Kakak ga ngantuk?" tanya Minhee memberanikan diri.

"Belum, lo tidur duluan aja."

"Eum, tapi aku ga bisa tidur."

"Kenapa?"

"Mungkin karena ada di tempat baru jadi susah penyesuaian."

Yunseong cuma berdeham sampe hp-nya tiba-tiba berdering. Minhee bisa lihat dengan jelas siapa yang nelpon Yunseong. Namanya Keum Donghyun. Yunseong segera nerima telpon itu dan pergi ke balkon. Minhee keliatan sedih. Kalo ga ada apa-apa sama yang namanya Donghyun itu kenapa sampe harus ke balkon? Akhirnya Minhee meringkuk dalem selimut sampe dia bener-bener tertidur.

Esok pagi Minhee terbangun karena denger suara berisik. Dilihatnya Yunseong lagi milih-milih baju di dalem lemari. Cuma karena ngeliat Yunseong bertelanjang dada bisa bikin Minhee langsung melek.

"Udah bangun?" tanya Yunseong sambil nutup pintu lemari setelah dapet baju yang dipengenin.

Minhee cuma ngangguk dan natap ke arah lantai supaya ga ketahuan lagi liatin badan Yunseong.

Begitu Yunseong selesai pake baju, barulah Minhee bisa bernapas lega.

"Kakak mau kemana?" tanya Minhee.

"Lari pagi. Ikut ga?"

"Boleh?"

"Kenapa ngga? Tapi cuci muka dulu," sahut Yunseong diikuti kekehan kecil.

Minhee langsung turun dari ranjang untuk siap-siap. Seneng banget dong di hari minggu yang cerah ini bisa lari pagi sama doi.

Yunseong ngajak Minhee ke lapangan di pusat kota. Ini pertama kalinya Minhee ke sana dan dia nyesel karena dulu ga pernah olahraga. Baru lari 5 menit aja udah ngos-ngosan.

"Capek ya?" tanya Yunseong mencoba menyamai posisinya dengan Minhee.

"Iya kak."

"Gue biasanya lari 2 putaran."

Gila aja ini lapangan luas banget. Serius 2 putaran?!

Minhee cuma haha hehe karena emang dia ga bisa nanggepin secara udah kehabisan tenaga. Ga lama kemudian ada seorang anak laki-laki yang lari nyamperin Yunseong dari belakang. Dia langsung ngerangkul pundak Yunseong diikuti cengiran bahagia karena berhasil menangkap targetnya.

"Kak Yunseong!"

Yunseong yang awalnya kaget jadi ikutan seneng begitu ngeliat cowok itu.

"Dateng juga lo, katanya ga bisa ikut?" tanya Yunseong sambil mengacak rambut pemuda itu.

"Bercanda kak, udah lama emangnya?"

"Belum sih baru 5 menitan."

Pemuda itu lalu menyadari keberadaan Minhee. Dia pun menyikut pinggang Yunseong sambil menunjuk Minhee dengan dagunya.

"Oh iya kenalin ini Kang Minhee anak temen mama," kata Yunseong yang ngerti maksud kode barusan. "Minhee, kenalin ini Keum Donghyun temen gue sesama dance cover."

Minhee langsung kehabisan kata-kata begitu dikenalin ke Donghyun. Jadi ini yang semalem telponan sama Yunseong? Cuma itu yang terlintas di pikirannya sampe dia ga nyadar kalo diajak salaman sama Donghyun.

"Minhee?" Yunseong nyebut namanya bikin Minhee kembali fokus.

"Ah— iya gue Kang Minhee."

"Keum Donghyun. Ngomong-ngomong lo masih SMA ya?"

"Iya gue kelas 3."

"SMA mana?"

"SMA X One."

"Oalah pantesan kayak pernah liat."

"Emang iya?" tanya Yunseong.

"Itu lho kak waktu kita perform boy with luv sama fake love. Yang teriakan penontonnya pecah banget. Gue ngeliat Minhee waktu mampir ke stand minuman."

Dari ucapan Donghyun bisa disimpulkan kalo dia juga member Lynx. Minhee mendadak ga mood beda sama Yunseong yang keliatan berseri-seri sambil rapiin rambut Donghyun.

Tiba-tiba hp Donghyun berdering. Dia buru-buru ngangkat karena itu telpon dari sang mama.

"Iya iya ma aku pulang sekarang. Hmmmm..."

"Kenapa?" tanya Yunseong begitu sambungan terputus.

"Ini mama minta ditemenin ke arisan padahal janjinya jam 10 tapi disuruh pulang sekarang."

"Yaudah sana temenin dulu."

"Sorry kak gue ga bisa ikutan lari. Gue pergi dulu ya, dah kak, dah Minhee."

Yunseong membalas lambaian tangan Donghyun beda dengan Minhee yang cuma senyum tipis.

"Minhee, menurut lo dia gimana?" tanya Yunseong begitu Donghyun udah ga ada.

"Hah? Siapa kak?"

"Donghyun. Menurut lo dia gimana? Dia juga kelas 3 sama kayak lo."

"Hmm." Minhee menggantung ucapannya. "Gimana ya. Kayaknya dia asik."

Yunseong malah senyum malu gitu bikin Minhee jadi bingung. Maksudnya apa?

"Sebenernya gue udah lama naksir Donghyun."

Minhee kaget.

"Ah udahlah mending kita lanjut lari."

Yunseong lari lebih dulu sementara Minhee masih mematung ngeliatin Yunseong yang semakin menjauh. Dadanya terasa sesak karena fakta bahwa sekarang cintanya bertepuk sebelah tangan.

"Apa kayak gini rasanya patah hati?"









Bersambung 🐣

See Saw | HwangminiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang