28. Hadiah untuk Epan

1.1K 148 18

"Noah persembahkan jembut preman ini untuk Epan.."

"Kyaaaaaaaaa.."

Epan melompat-lompat kegirangan. Ia menatap gulungan rambut yang di hiasi pita berwarna pink itu kagum.

"Ihhh itu apa Noah?!"

"Ini jembut buat Epan.."

Epan menerima seserahan jembut itu dengan wajah polos. Sebenarnya, Epan sendiri belum mengerti apa itu jembut. Dan kenapa juga Noah memberikan ini untuknya?

"Noah, kenapa Noah kasih ini ke Epan?"

Noah menyengir lebar. Ia menggenggam kedua bahu Epan erat. "Preman yang patahin tulang tangan Epan sekarang udah di tahan polisi! Sebagai bukti preman itu udah dapet balasannya, Noah suruh orang buat nyukur jembut nya.."

"Tapi Noah.." Epan menatap gulungan rambut yang di balut pita pink itu polos. "Jembut itu apa?" Ucap Epan sambil memiringkan kepalanya menatap Noah.

"Itu hutan lebat di belalainya preman itu.."

"Hutan lebat?!" Ucap Epan spontan. "Kalo di cukur jadi longsor dong?!"

Noah tertawa geli, ia mencubit kedua pipi Epan gemas, membuat Epan meringis sakit dan mengerucutkan bibir setelahnya.

"Epan lucu!"

"Noah ganteng!"

"Kevan perfect!"

Kedua bocah itu menoleh spontan ke arah sumber suara. Matanya melotot lebar saat sesosok cowok tampan berwajah super sedang menatap keduanya fokus.

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.. pedofil!" Teriak Epan refleks, ia memeluk erat tangan Noah.

"Njir cogan stock terbatas kayak gini di katain pedofil!"

Noah hanya tertawa geli untuk yang kedua kalinya, membuat Kevan yang baru saja datang ke rumahnya pun menghembuskan nafasnya kesal.

"Nyebelin lu bocah.."

"Jangan pundung bang!"

"Iya.. iya.." ucap Kevan sambil mengangguk pelan. "Btw, gimana hadiah dari gue mantep kan?!"

Noah menyengir, ia melesatkan jempolnya cepat. "Cuma lu yang bisa lakuin itu bang!"

"Tapi kenapa lu minta itu ke Keylo?!" Kevan mengerutkan keningnya heran saat ingatannya flashback ke saat dimana Noah mengirim pesan chat berisi permintaan mencukur jembut bang jabrik.

Kevan masih tak habis pikir kenapa bocah itu meminta hal yang absurd seperti itu. Tapi sekarang Kevan faham, Noah memang gila!

Masa jembut di jadikan hadiah buat ukenya!

Masih mending kalo jembut sendiri, lah ini?

"Kan Abang Kevan suaminya Tante Keylo!"

Kevan menyengir lebar saat Noah mengucapkan kata 'suami'. Ia merangkul pundak bocah itu dan menjitaknya gemas.

"Bisa ae lu bocah!"

"Jembutnya lu cukur semua bang?"

Kevan menggeleng, ia tersenyum ambigu. "Gue cukur beberapa doang, sisanya gue bikinin model cepak.."

"Mantep bang! Jembut di cepak, gak sekalian lu warnain biar kayak cabe-cabean!"

"Tar kontolnya jadi cabe beneran kan bahaya!"

"Iya ya, boncengan bertiga.. di threesome!"

"Dempet-dempetan pas tempur bhakss.."

"Kalian ngomongin apa sih?" Epan memiringkan kepalanya polos, melihat dua seme bermuka cabul sedang merumpi di hadapannya. Sejujurnya ia tak mengerti topik yang di bahas Noah dan Kevan, meskipun Epan mencoba memahami.. tetap saja susah! Epan masih polos!

MY STUPID ENEMY [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang