🌹22. Tell Her

7.7K 1.8K 1K

DIRGAHAYU RI YANG KE 74
Yieeyyyy...
Maaf banget hari ini padahal akik mau ngasih sesurprice tapi gagal gara-gara g ada kuota guize... TT

Hemmm...
Yaudah sesurpricenya akan akik kasih pas kuota udah banyak yaaa...

Makasih banget yaaa kalian semua sudah mau jalan bareng akik selama 3 tahun di lapak Penulismalamminggu... Makasih banyak buat komen 1K nya, buat 118K subscribernya wahhhhh... Mari kita berteman lebih lama lagi yaaa guize...

Sehat dan sukses selalu yaaa kalian semua... Dimana pun kalian berada :)

I RISOL YOU 3000 🌞🌞🌞🌞❤️❤️❤️

Selamat malam Minggu yashhhh

Happy reading
Xoxo PMM

Jangan lupa putar multimedia dan komen 1K. Lagunya bagus guizeee...

***

"Terkadang cinta memang seperti itu, harus berani melepaskan agar bisa sama-sama saling menemukan yang hilang."

Adalah, ucapan yang menurut Eros, hanya bisa keluar dengan teramat sangat mudah dari mulut seorang...



BANCI!!




Ya, hanya seorang 'chicken' alias pecundang yang bisa dengan mudah melepas dan merelakan orang yang dicintainya pergi. Tanpa perjuangan, tanpa usaha untuk memperbaiki, namun anehnya masih berani berharap bisa dipertemukan kembali. How pathetic was that son of a bitch?

Tetapi Eros sudah menyadarinya. Ia yang dahulu memang anak iblis, anak setan, namun ia berani untuk berubah sekarang. Setidaknya itulah yang diyakini lelaki tersebut.

Ia harus berubah menjadi orang baik jika ia ingin memperbaiki semuanya, meskipun sulit. Ia tidak mau  membohongi dirinya sendiri lagi. Selama ini dia selalu berhasil bersikap kasar bahkan tega memperkosa Kyalla,
menyakiti perempuan itu sambil menipu dirinya sendiri bahwa, Eros melakukan semua itu demi Quin seorang, serta dirinya dimasa lalu yang iri melihat Kyalla mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Akan tetapi saat ini, Eros teramat sangat menyesal. Ia tidak sanggup untuk menyakiti Kyalla lagi dan membuat hidup perempuan itu lebih menderita, membayangkannya saja membuat dirinya bergidik ngeri. Bahkan melihat keadaan Kyalla saat ini akibat perbuatan iblisnya itu,  membuat hatinya ikut tersakiti. Andaikan Eros bisa kembali ke masa lalu, ia rela membayar berapapun untuk mengubah segalanya.

***

Berpura-pura berpenampilan seperti seorang banci dengan benar-benar menjadi banci, pengecut, pecundang, itu maknanya berbeda. Dan Eros, sungguh merasakan masa-masa sulitnya saat ini. Rasanya ia sungguh sudah sangat putus asa. Kalau dengan penyamaran menjadi seorang perempuan, Kyalla masih takut padanya, Eros akan mengusulkan untuk operasi plastik saja.

Kyalla sendiri..., nyaris tidak mempercayai penglihatannya. Ia merasa seperti bermimpi ketika dirinya melihat teman-temannya--Brianna, Kefas dan... dua spesies aneh Um..., maaf banci-- melakukan semua hal ini untuknya. Untuk menghibur seorang perempuan bekas, perempuan kotor, dan sampah seperti dirinya.

Mata Kyalla yang berwarna cokelat terang seperti mata boneka itu tertarik dan hanya menatap lekat salah satu teman perempuan Brianna yang memiliki tatapan serta mata yang sepertinya sangat dikenalnya.

Hanya ada satu orang dalam hidup Kyalla yang memiliki mata iblis itu. Tapi, entah kenapa Kyalla kali ini tidak takut melihat mata itu lagi. Mungkin Kyalla masih sedikit dalam pengaruh obatnya hingga ia merasa akan baik-baik saja jikalau pun lelaki sakit jiwa itu ada dihadapannya detik ini. Atau mungkin sosok yang berdiri tepat dihadapannya sekarang sesungguhnya bukanlah orang itu. Terlebih jika melihat lebih dalam lagi ada kesedihan dan penyesalan yang tak terhingga pada mata itu.

Porcelain BodyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang