Perubahan Ami

1.5K 72 3
                                                  

Seminggu terakhir ini hidup Ami terasa sangat berbeda,Dinda yang sudah dianggapnya sahabat bahkan saudaranya sendiri sekarang malah menjauh darinya.

Sesekali Ami mencoba tersenyum dan menegur Dinda tapi Dinda sama skali tidak meresponnya,ia sangat cuek dengan Ami.

"Ami rindu Dinda yang dulu"batin Ami

"Kringgg"tak terasa bel istirahatpun berbunyi

"Dinda kita makan gado-gadonya mbak situ yuk"ajak Ami

Sekilas Dinda melirik wajah Ami lalu kembali fokus pada ponselnya

"Bacot"Singkat Dinda

"Yaudah kalo Dinda gak mau Ami kekantin dulu yah"pamit Ami yang tak mendapat respon apapun dari Dinda

Ami berjalan sendiri menyusuri koridor menuju kantin.sesampainya dikantin Ami hanya membeli dua botol air mineral,satu botol untuknya dan satu lagi untuk Dinda.

Sekilas Ami melihat wajah Putra dan ketiga temannya sedang asik menyantap makanan mereka, tapi Ami memutuskan untuk segera kembali kekelas.Kali ini ia sangat tidak mood untuk bertemu atau berbicara dengan siapapun,termasuk dengan Putra.

Putra mengedarkan pandangannya,ia menarik nafas panjang saat melihat Ami berada dikantin. Putra yakin Ami pasti akan mendekatinya

Putra mengerutkan keningnya heran
"Tumben dia gak deketin gua, apa dia hari ini lagi sakit?atau udah kapok? Hiks, ngapain juga gua mikirin dia seharusnya gua seneng dong kalo dia udah gak gangguin gua lagi"batin Putra

Saat perjalanan menuju kelas tiba-tiba ada seorang wanita yang dengan sengaja menyenggol kuat lengan Ami,wanita itu adalah Laras wakil ketua osis.

"Aww"keluh Ami seraya mengelus-elus lengannya yang sakit

"Mangkanya jalan tuh pake mata bego"ucap Laras

"Setau Ami jalan tuh pake kaki"balas Ami tak mau kalah

Mendengar ucapan Ami tersebut Laras makin emosi "Dasar murahan"kata Laras seraya medorong tubuh Ami kuat membuat Ami terjatuh kelantai

Ami meringis kesakitan,ia merasa bokongnya sangat sakit.Untuk berdiripun rasanya sangat susah

Taklama ada suara lelaki yang menyuruh Ami untuk berdiri

"Ayo berdiri"ucap Putra yang membuat Ami segera berdiri dari posisinya tadi

Laras yang melihat Putra seketika salah tingkah,kali ini tatapan Putra padanya sangatlah tajam.

"Lo pergi dari sini sekarang atau gua laporin ke BK? "kata Putra pada Laras

Laras melirik wajah Ami dengan tatapan tak suka "Awas aja lo" ancam Laras lalu segera pergi dari hadapan mereka

"Makasih"ucap Ami singkat dan langsung mengambil langkah untuk pergi

Baru selangkah Ami berjalan, tangannya langsung dicegat oleh Putra "Lo kenapa? Lagi sakit? "tanya Putra bingung dengan sikap Ami hari ini yang 90° berbeda dari biasanya.

My Cold Boyfriend [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang