02. Hansel Gamadi😘

376 132 33
                                                  

Bel istirahat sudah berbunyi sejak 6 menit lalu. Lola hanya duduk diam di mejanya, tak ada yang mau mengajaknya berbicara, bahkan teman sebangkunya pun langsung pergi tanpa mengajaknya tadi. Lola sedih! Ia ingin kembali ke AHS, ia ingin bertemu Rangga, sang kakak kelas pujaannya di AHS. Ia sangat-sangat ingin kembali.

Di PHS ia merasa diasing kan. Seharusnya Lola tahu akan hal itu. Menjadi murid baru menyusah kan, belum lagi harus mengejar pelajaran yang tertinggal, juga yang seperti ia rasa kan sekarang, diasing kan oleh teman-temannya!

Lola menidur kan kepalanya di atas meja, dengan buku paket Ekonomi sebagai alas. Matanya mulai memanas, Lola tak biasanya seperti ini. Ia cewek yang periang dan mudah bergaul. Hanya saja, teman-teman barunya ini yang mengacuhkannya, seakan-akan ia tak ada.

Sebulir air mata hampir tumpah di pipinya, tapi saat suara cempreng seseorang memanggilnya, dengan cepat Lola mengusapnya.

"Lah.., baru hari pertama aja langsung mewek! Gimana besok, bisa gantung diri nih cewek!"

Lola menatap tak suka cowok yang menggunakan kawat gigi itu. Tatapannya pun turun ke badge Si cowok. Gema Angkasa. Lola pasti kan seumur hidup nama itu akan masuk dalam daftar orang yang ia benci selama-lamanya!

"Nggak ada yang mau main sama lo? Ngajak lo ke kantin? Kenalan?," cicit Gema, menahan tawa, "Main sama gue aja, kantin yuk!" Ajaknya.

"Nggk us--"

"Nggak usah nolak!" Potongnya. Sebelah tangan Gema sudah menarik pergelangan tangan kiri Lola. Ia pun menarik Lola keluar kelas.

***

"Nah.., yang itu namanya--"

"Chandra" Lola tersenyum. Tentu ia kenal Chandra. Seluruh lapisan masyrakat Indonesia juga pasti begitu. Chandra Dirgantara. Selain terkenal karena dia anggota dari group PRINCE'S, Chandra juga anak tunggal dari pemilik Dirgantara Group's.

Gema tertawa, ia pun menatap cewek yang baru saja duduk di samping Chandra "Itu Mentari.., kelas X A-1, pacarnya Kak Panji, pasti kenal Kak Panji, kan?!" Jelasnya.

Lola mengangguk "Cantik banget" pujinya, menatap Mentari kagum.

Gema mengangguk sependapat. Lalu tatapannya tertuju pada segerombolan cewek dengan penampilan seksi sana. Gema menelan saliva, terpukau akan 7 cewek sana. Apa lagi saat cewek yang jalan paling depan tersenyum, seraya memilin-milin rambut panjangnya.

"Itu..," ujar Gema. Lola melihat kearah yang di tunjuk Gema, "Itu Rindu Cs!" Pekiknya.

Lola ber-oh panjang. Merasa tak terkejut saja. Sebab, di AHS juga ada segerombolan cewek seperti itu, 2 bahkan. Yang satu Alicia Cs, yang ke-2 Dinda Cs.

Lola menarik tangan Gema "Kantin aja, udah lapar nih, mana cacing-cacing di perut gue udah pada demo lagi!" Desak Lola, menarik-narik lengan blazer Gema. Lola tak menyangka juga akan se-manja ini pada Gema. Padahal tadi ia sudah memasukan Gema, ke daftar orang yang ia benci. Tapi siapa sangka ia akan akrab dengan Gema!

***

Lola mengerjap saat melihat juice orangenya di tumpah kan ke mangkuk mie ayamnya. Ia mengangkat kepala, menatap segerombolan cewek, dengan salah satu di antara mereka, yang mungkin ketua dari mereka berdiri dengan sebelah tangan yang memegang gelas juice tersebut.

PHS [Series] TOMORROW WITH YOU [Completed] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang