Senin, Sekolah Baru

2.3K 102 21
                                                  

Pagi ini Ami sangat senang akhirnya ia bisa satu sekolah dengan sang idola,tujuannya pindah hanya karna ingin dekat dan bisa pacaran dengan idolanya itu.Sangat menakjubkan👏

"Pagi ini kita kedatangan murid baru,ayo nak perkenalkan diri kamu"Ucap pak Riswan selaku wali kelas XII IPA2

"Hm,assalamualaikum semuanya " Salam ami sedikit gugup

"Waalaikumsallam"

"Waalaikumsayang,eh salah hehe" Ucap lelaki yang sedari tadi memandangi Ami,mungkin dia kagum akan kecantikan yang dimiliki Amira Azzahra

"Hm,perkenalkan nama saya Amira Azzahra kalian boleh manggil saya Ami.Saya pindahan dari sekolah SMAN 21 Jakarta" Ucap Ami memperkenalkan dirinya

"tinggal dimana? "
"Nope nya berpa? "
"Besok malam sibuk ga?" Itulah pertanyaan-pertayaan yang dilontarkan lelaki hidung belang kepada Ami saat Ami selesai mengenalkan dirinya tadi

"Udah-udah semua diem, Ami kamu boleh duduk dimeja kedua sebelah kanan dekat Dinda" Ucap pak Riswan sambil menunjuk kursi yang ia jelaskan kepada Ami tadi

"Baik pak"

"Kringgggg" Bel menandakan waktu istirahatpun berbunyi

"Kantin yuk"ajak Dinda

"Ayok,sekalian aku juga mau liat pangeran aku"Ucap Ami dengan cengiran khasnya yang membuat Dinda heran sekaligus jijik dengan tingkah aneh teman barunya itu

"Mau pesan apa mba? " tanya mbak siti

"Gado-gadonya dua yah mbak siti"jawab Dinda yang langsung diangguki mantap oleh mbak siti

"Mana yah? Kok dia gak keliatan? Dia dimana? Dinda dia dimana sih? Ami pengen liat muka dia, dari tadi pagi Ami gak penah liat dia" Tanya Ami sambil memandangi satu per satu penghuni dikantin tersebut

"Siapa sih yang lo cari? Gua ga ngerti Ami, lo belum cerita apa apa ke gua"

"Ketos disekolah ini, namanya Saputra Dwi Fadlan.Dinda kenal kan sama Putra? " Jawab Ami yang langsung mendapat tatapan tak percaya dari Dinda

"Lo yakin suka sama dia? Dia itu orangnya dingin banget,Setau gue sih dia ga pernah pacaran. Mana berani cewek deketin dia orang dinginnya aja ngalahin bongkahan es,sekali dia marah omongannya pedes banget ngalahin gado-gadonya mbak siti hehh ngeriiii" jelas Dinda panjang lebar yang hanya mendapat respon acuh tak acuh dari Ami

"Bodo, Mungkin mereka kurang beruntung.Ami yakin kok Putra bakalan suka sama Ami.Percaya dehhh!!" Ucap Ami dengan Pedenya

"Kita liat aja nanti"

"Iyah siapa takut, Tapi sekarang Putra ada dimana Dinda? "

"Jam segini Putra biasanya dikelas,menurut yang gue denger dan hasil pengamatan gue sih dia tuh type orang yang gak suka diliat-liatin cewe mangkanya dia males bet kekantin. Paling dia cuma nitip makanan sama wahyu,vito,sama siapa tuh satu lagi anak curut gue lupa namanya, emmm siapa yahh?Akhh gue inget Fahri.Mereka berempat itu temen dari kecil jadi mereka tuh udah paham lah dinginnya putra kecewe itu gimana,sadisss pokoknya." Jelas Dinda panjang kali lebar,lalu kemudian melihat heran kesampingnya.Ternyata Ami sudah tidak ada, lalu kemana gadis itu?

"Gua udah ngomong panjang lebar eh ternyata tuh curut udah ilang, trus gado-gadonya gimana? Masak gua yang harus makan semuanyaaa.Ish awas lo Ami"gerutu Dinda kesal akibat ulah teman barunya itu.


Mendengar bahwa Putra sedang ada dikelas,Ami segera berlari
meninggalkan Dinda yang masih asik dengan ghibahnya yang membahas tentang Putra itu

"Misi,boleh tau kelas ketua osis dimana yah?"tanya Ami pada salah seorang siswi yang ada didepan perpustakaan

"lurus aja,kelas paling ujung"jawabnya

"Oke makasih"ucap Ami dan langsung mengambil langkah besar untuk cepat sampai kekelas itu

Dari luar kelas Ami sudah bisa melihat wajah putra dan ketiga sahabatnya itu

"Putraaaa"teriak Ami berlari mendekati mereka

"Lo siapa? "tanya putra dingin

"Aku Amira Azzahra,putra boleh panggil aku Ami. Aku anak baru disini, kelas aku sekarang XII IPA2,aku.."belum selesai Ami mengenalkan dirinya tapi sudah dipotong duluan sama putra

"Mau ngapain?"

"Ami cuma mau kenalan doang sama putra"tunduk Ami sambil menarik-narik ujung seragamnya

"Udah kenalkan?Sekarang lo pergi dari sini"Ucap Putra tanpa basa basi

Ami menarik nafas kasar,ternyata kata Dinda soal Putra yang dingin itu benar adanya.
"Yaudah deh, Ami kekelas dulu yah Putra" pamit Ami dan langsung melangkahkan kaki keluar dari kelas itu..

______________________________________
Awal yang mengenaskan, Ami yang sabar yahhhh:v
Nanti biar author aja yang ngomong ke Putra, biar dia bisa peka gitu wkwk😂

Kalo banyak typo nya mohon dimaklumi aja yahh, udah kebiasaan soalnya😆

Jangan lupa voment nya yah guys:*

See you💋

My Cold Boyfriend [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang