01. Keluarga Han

17.8K 1.1K 54
                                        

***

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

***

"Betah nggak tinggal di rumah baru?"

Pria dengan kisaran umur tiga puluh enam tahun itu menghampiri kedua anak laki-lakinya yang tengah duduk santai sembari menonton acara kartun spons kuning.

Han Seungwoo, nama pria itu. Seorang ayah dari dua anak laki-laki dan sekarang tengah menyandang status sebagai duda.

"Adek sih betah-betah aja, Pa. Kak Eunsang nih yang selalu minta pulang ke rumah lama." Dongpyo—anak bungsunya itu menyenggol lengan Eunsang disamping yang tengah sibuk mengunyah cemilan.

Seungwoo memilih untuk duduk di tengah-tengah anaknya. Mengusap kepala mereka dengan sayang, membuat Dongpyo langsung bersandar manja di lengan Papanya.

"Kakak nggak suka tinggal disini?" tanya Seungwoo pada Eunsang.

Eunsang menggeleng, "bosen, Pa. Nggak ada temen."

"Kan ada Adek."

Dongpyo langsung mencibir, "Kakak nyari temen buat masak-masak di dapur, Pa. Adek sih nggak mau nemenin kakak ber jam-jam ngehancurin dapur dan bereksperimen dengan masakan aneh bin nggak enaknya itu—"

"—kalau di rumah lama kan ada Kak Suhyun yang sabar ngajarin masak si calon chef abal-abal ini." lanjutnya.

Seungwoo terkekeh. Mengusap lagi kepala kedua anaknya.

"Papa minta maaf karena udah buat kalian jauh sama lingkungan lama kalian. Maaf Papa udah bikin Kakak sama Adek nggak nyaman." ucapnya.

"Nggak pa-pa kok, Pa. Adek seneng banget disini soalnya banyak makanan yang dikasih sama tante-tante komplek. Hehe, makin betah." Dongpyo menunjuk makanan-makanan yang berjejer di meja.

Eunsang menganggukkan kepalanya, "ya walaupun Kakak masih belum terbiasa disini, Kakak juga tetep seneng kok ngeliat banyak ibu-ibu yang mampir sambil bawa makanan. Padahal aslinya mereka mau cari perhatian Papa."

Seungwoo memijit pelipisnya pelan. Pindah ke lingkungan yang baru ternyata tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan. Ia pikir dengan pindah ke rumah yang baru, ia bisa sejenak melupakan memori-memori buruk yang terjadi dan membawa anak-anaknya ke kehidupan yang lebih tenang.

Namun, semua kehebohan yang terjadi di sekitar tempat tinggal barunya ini seakan menghilangkan harapan Seungwoo. Hilang sudah kehidupan tenang itu.

Tak lama kemudian, pintu kembali diketuk. Dongpyo segera berdiri dan berlari untuk membukanya. Eunsang terkekeh, makanan lagi nih.

"Ayo, Pa. Ada tamunya Papa, nih!" ajak laki-laki itu, menarik tangan Papanya untuk berdiri.

Seungwoo bingung, mengapa kedua anaknya ini sama sekali tidak terganggu dengan banyaknya wanita yang datang untuk melihat Papa mereka?

Daddy's Allure (Revisi)Where stories live. Discover now