16.

33 3 1
                                    

Mian yah aku sibuk bangett 😣

Kemarin pas habis pulang tour itu aku disibukin sama tugas sekolah 😭 trus pas waktu belajar tuh aku sempet² in buat bisa update,ternyata pas udh fokus ngetik ketahuan sama ortu😭. Jadi setiap malam waktu nya belajar hp aku disita sama ortu trus di kembali in pas pagi hari😭😭😭

Jadi sedih aku karna buat kalian nunggu terlalu lama...sekali lagi maaf yah guyss;(

Tapi aku seneng dong akhirnya bisa update lagi !! . Mau tau nggak kenapa aku bisa update??:v karna di rumah ortu lagi pergi jalan-jalan berdua😂😂 jadi bisa bebas main hp ampe entar malem😅

Sekali lagi author nya minta maaf yah karna ngga bisa tepatin kata-kata sendiri 😭😭😭

Happy Reading ❤

---------------

Jimin pergi ke ruangan Taehyung dengan berjalan santai sambil sesekali menyapa orang-orang kantor yang ber papasan dengan nya. Tak lupa juga dengan senyum yang ia pancarkan sepanjang menuju ke ruangan Taehyung.

Setelah sampai di depan pintu ruangan Taehyung, Jimin mengetuk pintu tersebut lalu masuk ke dalam. Perlahan Jimin berjalan menuju sofa yang berada di ruangan kerja Taehyung lalu menduduk kan dirinya.

Taehyung yang sedang menatap laptop di depan nya kini mengalihkan pandangan nya ke arah Jimin. Masih tetap pada posisi nya di kursi kerja sambil berkata "Jadi bagaimana? Lau menerima tawaran ku kemarin kan?"

Terdengar suara hembusan nafas yang keluar dari mulut Jimin karena di ruangan tersebut hanya ada 2 orang manusia. Perlahan mulut Jimin mulai bicara menjawab pertanyaan dari Taehyung "Baiklah aku terima tapi kau juga harus penuhi syarat yang kubuat kemarin. Kau setuju?"

Kini giliran Taehyung yang menjawab "Oke,aku setuju. Kalau begitu aku tinggal menyusun rencana agar kau juga nanti nya tidak kesulitan." 

Sebelum Taehyung berdiri dari duduk nya, ia menambahkan sebuah kalimat yang akan ia ucapkan "Jika nanti kau sudah jadi tangan kanan nya,jangan pernah ungkap diriku. Anggap saja kita tidak saling kenal, dengan begitu kita akan lebih muda merencanakan semua nya."

"Lalu apa ada cara lain agar aku bisa jadi tangan kanan ayah mertua mu?" Jimin bertanya.

"Sudah ada. Pertama-tama nanti aku akan bicara dengan ayah mertua ku itu untuk merekrut karyawan baru. Dengan begitu aku akan mengusulkan mu sebagai orang yang telah menolongku saat aku dirampok, bagaimana?"

"Hahaha...kau sungguh cerdik ternyata. Lalu setelah itu?" Jimin mulai terkekeh dan sedikit geli dengan rencana yang Taehyung buat.

Dirampok katanya? Huuh semoga saja itu tidak terjadi.

"Lalu kau harus menjalankan prosedur perekrutan calon karyawan baru. Dengan begitu aku bisa meminta nya untuk menjadikan mu sebagai sekertaris nya. Mungkin akan ku tambahkan juga tentang kebaikan dirimu agar kau mudah menjadi tangan kanan nya. Dengan begitu aku lebih muda untuk mengetahui apa saja yang di lakukan nya. Kau setuju?" seperti baru mendapat keajaiban, mata Taehyung berbinar setelah mengatakan semua nya sambil menatap ke arah Jimin.

"Tapi aku juga harus punya latar belakang yang jelas. Jika tidak,aku tidak yakin mertua mu itu mau menerima ku."

"Tenang saja.. aku akan menyiapkan itu semua. Jadi kau hanya perlu menjalankan rencana ini dengan baik dan sesuai janjiku kemarin jabatan mu akan ku naikkan!" senyum Taehyung mengambang seakan dia menang dalam permainan ini.

"Baiklah kalau begitu, aku harus kembali dulu ke ruangan ku. Masih banyak pekerjaan yang harus ku selesaikan." Jimin berdiri dan perlahan meninggalkan Taehyung dari balik pintu.

"Jangan lupa kerja yang rajin mulai sekarang agar kau terbiasa saat menjalankan misi mu!!" Taehyung mengeluarkan suara teriakan yang sangat keras untuk memberi semangat kepada Jimin.

~~~~~~~~~~

Setelah semua kebutuhan yang ia beli telah lengkap, Chungha berjalan menuju ke arah halte untuk menunggu kedatangan bus. Sudah sekitar 10 menit ia berdiri di halte, sebuah mobil hitam melewatinya dan berhenti tepat di depan nya.

Chungha bingung, bukan kah suami nya masih ada jam kerja,kenapa dia ada disini? Lagi pula mobil hitam yang berada di depan nya ini seperti bukan milik Taehyung - pikirnya. Tak lama pun seseorang yang berada di dalam membuka kaca mobil tersebut.

Perlahan kaca tersebut menampak kan sang pemilik mobil. Di lihatnya sedikit merunduk untuk mengetahui pemilik nya, Chungha begitu kaget saat melihat sang pemilik. Bahkan bola mata nya hampir saja keluar kalau sang pemilik mobil tidak menyapa nya.

"Annyeong... Kenapa kau disini?" tanya sang pemilik mobil ramah sambil me lambaikan tangannya ke arah Chungha.

"Emm itu a aku habis be belanja" sambil tersenyum kikuk Chungha berjalan sedikit cepat meninggalkan tempat tersebut.

Sang pemilik mobil pun keluar dari mobil nya dan berlari mengejar Chungha "Hei tunggu! Kenapa kau berlari?" sang pemilik mobil menarik tangan kanan Chungha.

"Awwhh..." Chungha sedikit kesakitan saat sang pemilik mobil itu menyentuh tangan nya.

"Mian mian aku tidak..." pemilik mobil tersebut melirik ke arah tangan Chungha yang lain yang tidak tertutup oleh pakaian.

"Itu kenapa? Tangan mu kenapa bisa merah seperti ini?" saat sang pemilik mobil ingin meraih tangan Chungha, dia segera menyembunyikan kedua tangan nya ke belakang.

"I ini tidak a apa-apa. Sudah pergi sana! Jangan ganggu aku!" setelah mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja Chungha berlari meninggalkan pemilik mobil tersebut.


--------------

Eaakk....

Maaf yah cahpter ini pendek banget,tapi pasti pada kepo dong sama seseorang yang ketemu Chungha🌚🌚??

Oke jawaban nya ada di chapter berikut nya 😂😂

See you....

Revenge_Kim TaehyungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang