15.

47 5 1
                                    

Annyeong yeorobun !!!

Maaf yah aku telat update di karnakan sibuk sama tugas sekolah 😣 mau ngetik juga ngga sempet.

Aku sendiri juga sedih karna ngga bisa tepatin kata-kata ku ke kalian buat cepet update😥.

Tapi aku janji kalo ada waktu luang aku bakal update,oke??
Biar kalian yang baca cerita aku ngga nunggu terlalu lama 😊

Happy Reading ❤
-------------

Sejak kejadian Chungha menangis kemarin malam, dirinya masih tertidur di meja pantry hingga pagi. Tidak ada niatan Taehyung membangunkan atau memindahkan istrinya ke atas kasur.

Meskipun begitu, Chungha tetap menjalankan tugas nya sebagai seorang istri yang baik. Dia bangun lebih awal pukul 6 pagi untuk menyiapkan sarapan suami nya sebelum pergi ke kantor. Bahkan ia mengabaikan kedua tangan nya yang masih sakit.

Sesekali dia meringis kesakitan saat melakukan kegiatan yang dilakukan nya.

Setelah selesai membuat sarapan ia menyiapkan air hangat untuk Taehyung mandi lalu pergi ke kamar untuk menyiapkan pakaian kerja dan membangunkan nya. Ada rasa takut dalam dirinya saat mulai mendekati Taehyung, tapi rasa takut nya itu tidak menghalangi nya untuk membangun kan suami nya.

Setelah tepat berada di samping Taehyung yang masih tidur, dengan sangat perlahan Chungha membangunkan suami nya dengan mengguncangkan lengan kekar nya.

"Oppa bangunlah ini sudah pukul 7 pagi. Kau harus segera bersiap pergi ke kantor."

Lalu perlahan Taehyung mengerjap kan mata dan melihat pemandangan sekitar untuk memastikan bahwa pagi hari telah tiba. Taehyung juga melihat sosok istri yang berada di samping nya.

Bahkan istri yang tengah di tatap nya itu kini tidak balas menatap dirinya. Ia hanya menunduk kan kepala sambil memegang jari yang satu dengan yang lain. Surai hitam kecoklatan miliknya juga menutupi hampir seluruh wajah nya.

Bagi Taehyung istrinya itu sangat menggemaskan, ingin sekali ia cubit kedua pipinya dan ia beri morning kiss di pagi hari, tapi semua itu ia buang jauh-jauh dari pikiran nya.

Taehyung lebih memilih bergegas pergi ke kamar mandi dan meninggalkan istrinya yang masih berdiri sambil menunduk. Dia sebenarnya juga tidak tega melakukan hal kasar seperti kemarin pada wanita yang sangat ia cintai.

Tapi ia memang harus melakukan semua ini demi merebut perusahaan apanya kembali dan balas dendam nya.

~~~~~~~~~~

Setelah selesai mandi Taehyung pergi ke dapur dan menduduk kan dirinya di kursi meja pantry. Dilihat nya kini di depan nya istrinya itu tengah menyangka segelas susu untuk dirinya.

Namun setelah beberapa detik kemudian pandangan nya ter arah pada kedua tangan Chungha yang tidak tertutup oleh lengan baju. Kedua tangan yang telah ia siram dengan kopi panas kemarin malam.

Sejenak Taehyung berpikir bahwa istrinya itu telah mengabaikan rasa sakit. Buktinya bahwa Chungha telah mempersiap kan semua keperluan nya mulai dari pakaian kerja,sarapan,bahkan air hangat untuk dirinya mandi tadi.

Taehyung juga tahu luka akibat air panas tidak akan langsung sembuh,mungkin beberapa kali juga Chungha sedikit kerepotan melakukan pekerjaan nya.

Taehyung memang tidak pantas mendapatkan istri sebaik Chungha. Karena dia adalah wanita yang baik, ramah pada semua orang, bahkan tidak pernah marah atau dendam pada dirinya.

Dengan tangan yang sedikit gemetar Chungha meletak kan segelas susu di depan suami nya. Sesekali ia beranikan diri dengan menatap suami nya sekilas dari balik rambut yang hampir menutupi wajah cantik nya.

Revenge_Kim TaehyungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang