Flasback III.

63K 2.2K 144
                                    

Happy Reading.

°

"Apa ini paman?" Jimin tercekat saat pria tadi membawanya kedalam sebuah ruangan yang penuh dengan pasangan sex. Mereka tidak malu bertukar pasangan dan saling menyentuh. Ada sekitar 12 wanita dan 5 pria. Ruangan ini dipenuhi pasangan melakukan sex.

"Ini kesenangan yang akan kau rasakan. Ini akan sangat nikmat dan membuatmu lupa dengan rasa sakit. Cobalah!"  Jimin menggeleng tegas. Dirinya bukan binatang yang akan melakukan hubungan seperti ini. Jimin normal dan Jimin tidak Sudi melakukan ini.

"Aku menyesal ikut paman. Aku tidak mau melakukan ini" baru saja Jimin akan berlalu tanganya sudah dicekal lebih dahulu.

"Kau tidak suka yang seperti ini? Baik akan kutunjukkan yang lebih menantang" dan Jimin pasrah saat dirinya ditarik lebih dalam. Melewati pasangan sex yang masih bermain dan terus berjalan. Jimin hampir saja memekik saat ada seorang wanita yang dengan sengaja meremas Kejantanannya saat dirinya lewat. Menjijikkan. Jimin benci disini.

"Disini!" Pintu kayu jati itu dibuka dan menampilkan sepasang pria wanita yang sepertinya akan mulai. Keduanya masih berpakaian lengkap dan tiba-tiba pria disana melemparkan tubuh wanitanya keatas ranjang. Membuka baju perempuan itu dengan kasar dan Jimin dibuat mematung saat laki-laki itu dengan mudah menancapkan kejantanannya pada vagina wanita itu. Jelas itu sakit, terbukti dengan pekikan kesakitan wanita itu.

Tapi seolah tidak peduli dengan teriakan kesakitan itu, sang pria terus menghujam Vagina wanita itu, tanpa ampun dan tanpa berhenti. "Lihat itu. Wanita itu terluka, benarkan? Tapi itu pantas dia dapatkan. Semua wanita sama, saat mereka menyakiti kita mereka sama saja dan mereka pantas disakiti. Kau dilukai wanita bukan, wanita yang membuatmu dibenci dan dikucilkan. Bahkan temanmu juga membencimu. Benar kan? Kau harus membalas Jim. Kau harus melampiaskan rasa sakit yang kau terima. Semua wanita harus merasakan sakit yang kau rasakan. Mereka harus kau sakiti, mereka pantas mendapatkan itu. Kau berhak menyakiti mereka karena mereka menyakitimu. Balas rasa takut itu dengan cara ini. Balas rasa kebencian itu dengan ini. Kau bisa, kau sangat bisa"

Suara itu bagaikan bisikan iblis yang terus menghantui Jimin. Bisikan yang terus mendorong Jimin untuk melakukannya, melakukan hubungan tapi dengan menyakiti pasangannya. Melakukan hubungan yang membuat dirinya puas, antara emiso dan kebencian.

"Kau bisa Park Jimin. Lakukan!"

°

Jimin gila, ketakutan itu membawa pengaruh besar untuknya. Dirinya terjerumus dalam kegelapan hubungan sex yang mengerikan bahkan Jimin juga sudah kecanduan seks. Laki-laki remaja yang trauma dengan kebencian akhirnya melakukan hubungan keji yang menyakiti pasanganya. Yah Jimin berubah keji karena kebencian itu.

Sepertinya sekarang. Bibir Jimin terlihat menyeringai puas saat salah satu wanita yang dirinya jadikan mainan tampak disetubuhi oleh 5 orang. Menyedihkan. Tubuh wanita itu sudah tidak berbentuk. Bekas tamparan dan jambakan, belum lagi rasa sakit yang wanita itu terima. Jimin tidak Sudi melihat wanita itu masuk kedalam ranjangnya. Jimin termasuk pemilih dalam urusan mangsa dan perlu digaris bawahi jika Jimin akan selalu menggunakan cara licik untuk menjerat mangsanya.

Punya wajah tampan dan kekayaan membuat Jimin mudah mendapatkan mangsanya. Jimin membuat mereka tergila-gila dengan pesonanya dan mereka akan melakukan apapun. Jimin tentu memuaskan itu untuk membalas rasa sakitnya. Entah secara langsung atau membuat wanita itu jadi bulan-bulanan orang lain. Kelainan sex Jimin tidak membuatnya langsung ingin selalu berhubungan dengan wanita. Tapi jerit kesakitan wanita itu yang disuarakan. Itulah puncak kenikmatan Jimin, disitu Jimin menikmati Suara itu, suara yang membuat Jimin senang dan bahagia. Jerit kesakitan mangsanya adalah Sember kebahagiaan Jimin. Dirinya menikmati itu. Sangat menikmati.

All About Sex! 21+Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang