BAB 01 - Iblis Tua (1)

804 18 0
                                                  

"Baa baa... baa baa... baa baa..."

Terdengar suara teriakan domba milik seorang gembala muda yang menggema di seluruh pegunungan yang tenang.

Li Qiye merangkak naik ke sebuah puncak tebing dengan angin malam yang terus menerus menusuk-nusuk tubuhnya. Kali ini, tubuhnya benar-benar basah oleh keringat. Pada usia tiga belas tahun, seorang lelaki muda seperti Li Qiye sedang menggunakan seluruh kekuatan miliknya agar mampu mendaki pegunungan ini – pemandangan langit malam yang ada di sana seolah mampu memberikan sensasi mengerikan bagi siapapun yang menyaksikan.

Meskipun malam ini cukup hening, namun kepala Li Qiye seolah sedang tersiksa dengan nyala api ketidakpastian.

Ia berasal dari keluarga miskin, baik ayah dan ibunya adalah petani. Di usia tujuh tahun, ia memulai hidupnya sebagai penggembala domba. Keluarganya bernama Li, ia diberi nama Li Qiye karena ia menangis selama tujuh hari tujuh malam sejak pertama kali dilahirkan.

Hari ini, ia telah menyelesaikan rutinitas hariannya. Namun, sebelum matahari sampai terbenam, ia menyadari bahwa dirinya sedang kehilangan seekor domba pemimpin. Oleh karena itulah, hatinya menjadi penuh oleh rasa khawatir hingga akhirnya ia kembali ke daerah pegunungan guna mencari domba pemimpin itu. Setelah beberapa saat mengitari seluruh punggungan, ia tetap saja belum bisa menemukan tanda-tanda keberadaan dombanya yang hilang.

Saat ia memikirkan tentang dombanya yang hilang dan pemiliknya yang jahat, Zhang Dahu, hati Li Qiye merasa sangat takut di dalam hatinya.

Tiba-tiba, Li Qiye teringat pada satu tempat yang mungkin akan dikunjungi oleh dombanya. Sebab, hanya ada satu tempat yang belum sempat ia periksa – Immortal Demon Grotto [1] 1!

Ketika ia memandang ke arah Immortal Demon Grotto, ia menyadari bahwa pegunungan yang ada di sekitarnya, di malam hari terlihat mirip seperti seekor binatang buas yang berasal dari Desolate Era [2] 2; mulutnya tampak menganga, seolah mulut itu lapar oleh daging manusia. Sesaat setelah mendengar lolongan serigala-serigala yang ada di sekitarnya, ia tidak kuasa untuk berbuat apa-apa selain gemetar dalam ketakutan.

Immortal Demon Grotto adalah sebuah tanah terkutuk yang berada di sekitar pegunungan itu. Legenda mengatakan bahwa terdapat seorang iblis jahat yang menguasai lokasi ini – seorang iblis yang akan memangsa siapa saja yang lewat. Tidak ada seorangpun yang berhasil hidup setelah masuk ke dalam gua itu.

Pada saat ini, suara cambuk dari Zhang Dahu terdengar keras di telinga Li Qiye. Jika Li Qiye benar-benar kehilangan dombanya, maka Zhang Dahu pasti akan mencambuknya sampai berdarah-darah.

Setelah mendapati kesimpulan yang seperti itu, Li Qiye hanya mampu menggertakkan giginya, untuk kemudian mulai melangkah ke dalam gua.

Sesaat setelahnya, tubuhnya hilang ditelan oleh malam.

"Aaaaaaaahhhhh...!"

Malam yang sunyi tiba-tiba dikejutkan dengan suara lelaki muda yang berteriak histeris.

Suara teriakan ketakutan dari Li Qiye terdengar sekali lagi: "Kau, kau, apa yang kau inginkan? .... Ahh...!"

Tiba-tiba, suara teriakan-teriakan itu berhenti.

Di kedalaman Immortal Demon Grotto, waktu-waktu berlalu seolah tanpa hitungan yang pasti – keheningan yang berada di sana tiba-tiba pecahkan oleh sebuah suara yang mencekam: "Bagus, bagus, bagus! Gagak kegelapan abadiku akhirnya telah selesai. Karena kekurangannya hanyalah sebuah jiwa, maka hari ini, aku akan meminjam jiwamu untuk sementara waktu!"

"Phwoosh... phwoosh... phwoosh!"

Beberapa saat kemudian, sebuah kepakan sayap burung mulai terdengar, saat itu pula seekor gagak hitam aneh terbang keluar dari the Immortal Demon Grotto.

Emperor's Domination (BAHASA)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang