002

395 85 54
                                                  

Aku tidak ada pekerjaan hari ini. Semuanya sudah kuselesaikan tadi malam. Jadi, aku hanya duduk diam di depan televisi yang menayangkan acara komedi membosankan.

"Lapar," gumamku seorang diri. Lantas jemari kakiku menyentuh lantai yang dingin, melangkah pelan menuju counter. Namun, tak kudapati apapun.

Aku mendesah kecewa. Lupa jika hari ini jadwalnya belanja bulanan.

Kemudian, aku langsung berlalu menuju kamar. Mengambil dompet dan jaket yang tadi pagi kugantung di belakang pintu kamar.

Tungkaiku melangkah keluar. Perumahan ini memang sepi dan terletak di sudut kota. Tapi, aku suka. Harganya pas sekali untuk tak menghamburkan uangku.

Aku berjalan sambil sesekali bersenandung. Hanya butuh lima menit untuk sampai di minimarket terdekat.

"Selamat datang," gumam seseorang di balik meja kasir.

Aku hendak berlalu, tapi suaranya kedengaran tak asing. Kulirik pria dengan seragam kerja itu penasaran.

Astaga, dia si pengantar susu tadi pagi.[]

ɓɭɑck cɑt. [ ɱiɳ yѳѳɳgi ] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang