Rantus

917 105 12
                                    


Aku sedang di kebun bekerja sebagai bapak-bapak sayuran ketika di pintu dapur ada seorang lelaki yang memakai kaus dan membaca buku. Ia sedang menunggu kekasihnya yang baru saja mati dan belum dikubur. "Apa yang kautunggu? Kekasihmu tidak akan hidup kembali."

Lelaki itu datang. Ketika hujan ia mengetuk pintu kamarku. Aku baru saja selesai mandi. "Biar aku pinjam handukmu. Aku gerah. Aku mau mandi." Aku melepaskan handukku dan memberikan padanya. Di langit-langit kamar, ia berubah menjadi mi instan yang sudah matang. Hanya saja ia kekurangan telur. Ia tidak jadi mandi.

Ayahmu Tumbuh di Halaman BelakangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang