Liburan yang Panjang

1.3K 179 6
                                    

Tadi pukul empat pagi aku mencukur rambutku memakai gunting. Aku memangkasnya dari belakang yang sudah bercabang. Kemudian, dari pinggir yang dipenuhi anak-anak bermain kucing-kucingan. Aku bersandar ke dinding batu. Di luar rumah ada tirani manusia yang selalu mengatakan sesuatu. Aku benci anak-anak remaja di kotaku. Mereka memantik rokoknya di belakang gubuk yang tinggal satu.

Di ruas-ruas jalan, kepalaku meminta dibaca. Anak-anak remaja di kota yang selalu bersemangat ke sekolah itu tidak pernah menggunting rambutnya memakai gunting. Mereka membiarkan rambutnya dicuri oleh kebakaran kota dan mereka akan jijik sendiri jika benar-benar mengguntingnya. Rambutku tidak pernah marah kecuali jika aku bawa mandi dan bercinta dengan diri sendiri. Tidak pernah ada rambut telanjang mau mandi dari seberang kaulihat seseorang dari kejauhan meminta disusui.

Kau tahu bahwa kesepian adalah hari libur yang panjang. Tapi kau membiarkan rambutmu digunting sampai habis.

Ayahmu Tumbuh di Halaman BelakangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang