Inferensi

1.3K 197 3
                                    

Ibu selalu marah kalau aku membaca buku seolah buku adalah barang ilegal yang dilarang negara. Orang-orang di kota ini yang bersikap seperti cecunguk Nazi. Padahal tidak pernah ada anak yang memilih dilahirkan dan suka membaca buku. Di dalam kepalaku tidak pernah ada perpustakaan kecuali ruangan besar yang aku transkip dari film-film dan buku Amerika Latin yang diterjemahkan ke bahasa ibu. Fiksi-fiksi tidak seperti seseorang hitam putih yang seperti pesawat televisi zaman dahulu dan yang kutemukan dari orang itu hanyalah kaki mungilnya yang lucu berisi lagu paling menyenangkan di seluruh dunia. Namun ia tidak pernah berani menyanyikannya. Ia pengecut seperti orang-orang galak ketika remajaku di kota.

Ayahmu Tumbuh di Halaman BelakangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang