JAYADRATA

4.1K 43 0

Jayadrata adalah seorang raja dari Kerajaan Sindhu. Dia menikahi Dursala, adik perempuan Kurawa bersaudara.

Jayadrata merupakan tokoh penting dibalik pembunuhan Abimanyu. Ia menghadang para ksatria Pandawa saat mereka berusaha menyelamatkan Abimanyu. Atas kematian Abimanyu,Arjuna berusaha membunuh Jayadrata.

Kemunculan nama Jayadrata di serial Mahabharata Antv pertama kali pada Episode 72. Saat itu Rakyat Hastinapura mengalami panen yg berlimpah. Rakyat menganggap ini adalah berkah Dewa sejak Yudhistira dinobatkan menjadi putra mahkota.

Widura dan Guru Kripa merasa tenang melihat pemandangan akurnya Yudhistira dengan Sangkuni, Duryudana & Dursasana. Namun ternyata hal tersebut tidak berlangsung lama. Sangkuni ternyata lagi lagi punya niat buruk. Sengkuni menyuruh Duryudhana melakukan tindakan yang ditentang semua orang.Tindakan itu adalah dengan menjodohkan Dursala dengan Raja Sindhu yang bernama Jayadrata.

Gandari kaget dengan keputusan itu karena kerajaan Sindhu adalah musuh kerajaan Hastinapura. Hal ini dibahas di pendopo kerajaan.Yudhistira, Bisma & Widura menentang perjodohan itu. Sebab pernikahan seorang putri harus melalui proses sayembara (swayamvar). Namun Duryudhana berkilah tidak mau menjadikan pernikahan adiknya sebagai obyek politik. Perjodohan yang dilakukan Duryudhana tersebut tidak lain agar dia mendapat sekutu untuk melawan pandawa.

Dalam wiracarita Mahabharata, Jayadrata adalah seorang raja di Kerajaan Sindhu (masa modern adalah negara Pakistan). Dia adalah anak dari Maharaja Vriddhakshetra. Dia menikahi Dursala, adik perempuan Kurawa bersaudara. Dia adalah seorang yang kepribadian ganda yang seringkali tidak sopan terhadap perempuan.

Pada upacara svayamvara Drupadi, Jayadrata juga ikut hadir dan mengikuti. Jayadra sangat ingin untuk mendapatkan Drupadi, sayang ia gagal dalam kompetisi. Tapi sejak itu dia selalu mencari kesempatan untuk mendekati Drupadi.

Pada serial Mahabharata Antv setelah peristiwa pengasingan pandawa dan Drupadi ke hutan karena kalah dadu. Sangkuni dan Duryudhana mempunyai rencana jahat menculik Drupadi. Untuk itu mereka menyuruh Jayadrata untuk melaksanakan rencana tersebut. Jayadrata yang masih berambisi dengan Drupadi dengan senang hati melaksanakannya.

Dari sumber lain dikisahkan, sekitar sebulan setelah peristiwa pengasingan, Pandawa pergi berburu bersama-sama. Mereka meninggalkan Drupadi di hutan  pertapaan. Sementara mereka pergi, Raja Sindhu, Jayadrata datang ke dekat pondok Pandawa dan berniat membawa Drupadi. Dia mencoba menculik Drupadi dengan paksa.

Jayadrata berkata pada Drupadi "Saya ingin membawamu bersamaku. Mengapa kau tetap melekat pada anak Kunti yang sial itu? Mereka telah kehilangan semua kekayaan mereka dan dipaksa untuk tinggal di hutan. Seorang wanita yang waras tidak akan terus mengabdikan dirinya untuk suami yang telah jatuh dari martabat mereka dan telah kehilangan segalanya. Kau tidak perlu berbagi penderitaan para Pandawa. Tinggalkanlah mereka dan jadilah istriku".

Drupadi sangat marah mendengar perkataan Jayadrata itu, dia berteriak "Dasar bodoh, beraninya kau menghina para Pandawa yang terkenal, yang masing-masing adalah seperti Indra sendiri. Mereka semua mematuhi tugas dan tidak pernah goyah dalam pertempuran bahkan pertempuran dengan kahyangan. Orang bijak tidak pernah mengkritik orang-orang yang hidup berpati raga dengan taat, walaupun ketika mereka telah jatuh miskin. Hanya anjing yang berbicara seperti itu. Saya tidak melihat ada orang di sini yang dapat menyelamatkan kau dari lubang yang telah kau gali di bawah kaki mu sendiri. Maka pergilah kau secepatnya sebelum terlambat".

Jayadrata tertawa melihat Drupadi marah."Saya tahu semua ini, ya Pāñcālī," jawabnya dengan nada mengejek. "Kau tidak bisa menakut-nakuti ku dengan ancaman mu. Aku lahir di garis kerajaan yang diberkahi dengan kekayaan dan derajat  yang tinggi. Aku menganggap bahwa Pandawa itu berasal dari kalangan rendah. Oleh karena itu ikutlah denganku. Jangan bicara dengan begitu sombong".

Kisah Tokoh Tokoh MAHABHARATABaca cerita ini secara GRATIS!