part 2

9 1 0

Di sebuah rumah yang cukup mewah terdapat empat sekumpulan cowok yang sedang asik bermain PS dan bertengkar tak jelas hanya karna hal yang sepele siapa lagi kalau bukan vandro dkk . Alba dan rangga yang sedang adu main permain PS , Ivan yang sedang menikmati cemilannya di diatas kasur, vandro yang sedari tadi hanya memejamkam matanya di sebelah ivan.

Kegiatan mereka seketika terhenti akibat terusik oleh teriakan seorang gadis dibalik pintu kamar ivan, Iya betul sekarang mereka berada di kediaman keluarga Nolken.

"Abanggg!! Bukain pintunya." Teriak velya sambil mengedor-gedor pintu kamar abangnya.

Cewek itu adalah Velya si cewek blak blak an biang rusuh. Dengan segera ivan membukakan pintu tersebut ,takutnya jika tidak dibukakan adiknya akan ngambek padanya selama seminggu.

"Apaan sih el gangguin aja." Kesal ivan pada adiknya.

" Abang ya yang ngambil stok cemilan el." tuduh velya pada ivan

"hehehe iya." Jawab ivan cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

" Abang... Itu kan el baru beli tadi malam masak udah abang abisin sih . Tau ah el ngambek ,el gak mau ngomong sama abang lagi." Ngambek  velya sambil melipat tangannya di depan dada dengan muka cemberut yang siapapun akan gemas melihatnya.

" Jangan dong el, adeknya abang yang manis, baik ,lucu ,imut nanti abang gantiin jajannya deh asal jangan ngambek, janji deh sekalian beli es krim lagi." Bujuk ivan karna ia takut jika velya tak mengajaknya bicara.

" Beneran bang." Tanya velya dengan mata berbinar.

"hmm"

"Oke el maapin, tapi janji ya bang beliin el jajan."

"iya janji."  Velya melompat-lompat kegirangan. Dan aksi kakak beradik tersebuat tak luput dari pandangan teman ivan dan tertawa kecil melihatnya.

" Berhenti el jangan lompat-lompat, lo gak malu apa dari tadi di liatin temen gue." tm Tutur ivan seketika membuat velya berhenti melompat-lompat.

" Lah abang napa gak bilang sih el kan jadi malu."

" Eleh sok-sok an malu lo. Udah lo mau ke kamar gue atau gak." tawar ivan.

" Mau banget lah bang kan ada capar." jawab velya semangat.

" Hahh capar."  Ucap ivan bingung.

" Calon pacar bang ,kudet amat sih."  Cibir velya.

" Sans aja kali. Emang siapa calon pacar lo." Tanya ivan kepo.

" Itu tu kak vandro capar el."  Tunjuk velya sambil cengengesan tak jelas, yang di sebut namanya pun kaget tapi sebisa mungkin memasang muka datqr nampak seperti biasa aja.

" See lo ngomong ,kayak temen gue mau sama lo." Cibir ivan.

" Pasti maulah." Ucap velya percaya diri.

" Jadi lo mau masuk gak nih, daritadi ngomong mulu"

" Mau bang." Ucap velya menerobos masuk kamar ivan ,tapi dengan cekatan ivan menarik tangan velya.

" Apa lagi sih bang." Tanya velya malas.

" Ganti baju lo yang kurang bahan itu." Perintah ivan

" Gamau ah gerah bad--." sebelum menyelesaikan kalimatnya ucapan velya dipotong oleh ivan.

" Atau gak usah masuk." Ancam ivan.

" Iya deh iya el ganti baju." Pasrah velya dan segera lari kekamarnya untuk mengganti baju yang semula memakai  hotpantsbdan kaos kebesaran sekarang ganti dengan baju tidur panjang dengan gambar doraemon.

WEIRD GIRL(On Going)Read this story for FREE!