Special Chapter

388 65 19
                                                  

Juni, 2009

"Hei, bodoh. Sudah lama tidak mendengar kabarmu. Ku pikir kau sudah mati."

Chanyeol tersenyum jengkel. Ia baru saja mengangkat panggilan dari Jongin, tapi laki-laki itu langsung membuatnya kesal?

"Jangan bilang kau telah melupakan sahabatmu yang tampan ini."

"Berisik kau, black."

"Apa kau bilang?"

"Kau sedang menelepon siapa?"

"Chanyeol."

Chanyeol mengerutkan dahi. Rasanya ia mengenal suara itu.

"Chanyeol? Oh, halo Chanyeol. Ini aku Jaehwan."

"Jaehwan, apa kau memutuskan gadis bernama Kim Dasom itu lalu sekarang berpacaran dengan Kim Jongin?"

"Sialan, Park!"

Terdengar suara tawa geli Jaehwan. "Memang aneh sekali, ya? Aku berada di asrama yang sama dengan Jongin. Kami satu tempat kuliah namun berbeda jurusan."

"Oh, benarkah? Mengapa aku tidak tahu?"

"Kau tidak bertanya."

"Tolong kau temani si alien ini dulu, Jaehwan. Aku harus segera pergi ke toilet."

"Argh! Jongin sialan! Apa kau baru saja buang angin!?"

Chanyeol tertawa terbahak-bahak. Detik berikutnya ia terlibat obrolan yang menyenangkan dengan Jaehwan. Laki-laki itu bercerita tentang hobi yang mereka miliki bersama, mereka juga saling bertukar pengalaman, kemudian melempar lelucon hingga tidak bisa berhenti tertawa.

"Ngomong-ngomong, apa kau masih mengingat tentang gadis yang menyukaimu di SMA dulu?"

Chanyeol membeku. "Apa maksudmu?"

"Gadis bernama Im Yoona dari kelas 1-B. Sebenarnya aku yang memberitahu teman-teman sekelasmu hingga akhirnya berita tentang ia menyukaimu menyebar di seluruh penjuru sekolah. Ha ha ha. Tapi ku rasa kau sudah melupakannya karena itu sudah lumayan lama."

Mana mungkin ia melupakannya? Chanyeol tersenyum kecil. Nama Yoona masih tertulis di dalam hatinya.

Mungkin ini bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan nomor ponsel Yoona, atau nama salah satu akun sosial media gadis itu. Namun perkataan Jaehwan yang selanjutnya membuat hati Chanyeol berdenyut. Tanpa sadar ia pun menahan napasnya sendiri.

"Kemarin Dasom bercerita kepadaku kalau temannya, Yoona, benar-benar bodoh sekaligus menggemaskan. Ada seorang teman kelasnya di kampus yang menyukainya. Bukannya membiarkan laki-laki itu mendekatinya, Yoona malah melarikan diri bahkan sebelum laki-laki itu memulai niatnya. Ha ha ha. Dasom memang tidak mengatakan apa-apa lagi, tapi sepertinya Yoona berpacaran dengan laki-laki itu. Dasom bilang Yoona jadi jarang curhat kepadanya tentangmu, yang menjadi obrolan menyenangkan kami berdua, he he, hingga aku berpikir mungkin Yoona memang telah menerima laki-laki itu menjadi kekasihnya."

*

Chanyeol berjalan ke sana kemari di dalam kamarnya sembari menggigit kuku jarinya. Mungkin Yoona memang sudah memiliki kekasih, atau Jaehwan hanya berimajinasi sendiri tentang gadis itu. Lagipula Yoona hanya berpacaran, bukan menikah.

Ia masih bisa mendapatkan gadis itu.

Chanyeol tertawa setan. "Aku akan merebut kekasih orang! Ha ha ha!"

[Mini Series] Love In My Memory ✔Where stories live. Discover now