The Devil's Take Me | 32 - Understanding

2.8K 188 22

UPDATE!!!

SELAMAT SAHUR DAN SELAMAT MEMBACA:*

JANGAN LUPA KLIK BINTANG DIBAWAH TERLEBIH DAHULU!🌟

***

Playlist: Kehlani - Honey

____________________

Richard baru saja sampai di mansion ketika suara Sawyer menyadarkannya. "Kita sudah sampai, Sir."

Richard tidak membalas ucapan Sawyer dan langsung saja keluar dari mobil lalu langsung masuk ke dalam mansion dengan jas yang sudah tersampir di bahunya hingga hanya menyisakan kemeja putihnya.

Ketika menginjak ruang tamu yang ada di pusat mansion, ia hanya menemukan keheningan. Kosong. Tidak ada siapapun disana.

Tetapi, ketika hidungnya mencium aroma masakan yang memabukkan indra penciumannya, ia yakin jika seseorang yang ia cari-cari dari tadi sedang berada di dapur dan berkutat dengan segala macam tetek-bengek yang ada di sana.

Dan ketika ia sampai di dapur, aroma lezat masakan itu makin tercium. Dan yang semakin membuat perasaannya menghangat adalah ketika ia melihat wanita yang ia cintai tepat berada di depannya.

Hanya memakai baju rumahan sederhana dan juga apron, rambut cokelatnya wanita itu biarkan menjuntai hingga sampai ke punggungnya. Terlihat seperti ibu rumah tangga yang sesungguhnya. Dan... sangat terlihat cantik dimatanya.

Dan lagi-lagi sepertinya ia beruntung karena hanya dirinya yang bisa melihat kecantikan wanita itu sekarang. Hanya dia.

Tepat 1 hari lagi adalah pernikahan mereka. Ya. Mengingat hal itu membuat diri Richard serasa diisi oleh ribuan kupu-kupu yang sedang berterbangan di dalamnya. Menciptakan sensasi geli tetapi sangat menyenangkan. Membuatnya tidak sabar untuk segera menghampiri Barbara dan memeluk wanita itu. Ya, hanya itu yang ia butuhkan sekarang.

Belum sempat ia melabukan tangannya di tubuh Barbara, sayangnya wanita yang 1 hari lagi akan menyandang gelar sebagai istrinya itu–ah, ia sudah tidak sabar untuk itu, sudah berbalik dengan wajah terkejutnya hingga spatula yang dipegangnya jatuh ke lantai hingga membuat bunyian yang sangat nyaring.

"Astaga! RICHARD KAU–"

Belum sempat menyelesaikan umpatannya, Richard sudah lebih dulu membungkam bibir Barbara dengan bibirnya. Melahapnya bulat-bulat seperti memakan sebuah permen kapas. Dan saat wanita itu mengerang karena ia menggigit bibir bawahnya, Richard dengan gesit memasukkan lidahnya ke dalam mulut manis bagai cherry milik Barbara. Mengabsen dan menjelajah semua yang ada disana.

Lalu saat lidahnya bertemu dengan lidah Barbara, barulah ia memulai pertarungan. Lidah Richard membelit Barbara seperti anaconda yang membelit seekor anak rusa. Sangat intens. Dan... memabukan. Uh oh! Kaki Barbara sudah seperti jelly dan sepertinya dirinya akan jatuh ke lantai kalau Richard tidak menopang tubuhnya.

Setelah pergumulan panas itu selesai–karena Richard rasa Barbara membutuhkan napasnya, terlihat sisa-sisa saliva menempel di bibir wanita itu. Membuatnya basah dan sexy. Membuat dirinya lagi dan lagi ingin melahap dan memangsa bibir yang saat ini sudah menjadi candunya.

The Devil's Take MeWhere stories live. Discover now