Mine 14

95 6 1

Pagi ini begitu cerah secerah suasana hati (Namakamu)

Banyak sekali yang membicarakan gadis itu karna kecantikan yang gadis itu suka

"Wess ibu negara udah ga sedih lagi nih keliatan nya"ledek Salsha

(Namakamu) tersenyum dan mengecek ponselnya

Baale:*
•sayang aku bentar lagi sampe sekolah tunggu aku ya

Gadis itu tersenyum dan mulai membalas chat Iqbaal

"Ngapa lo? Sawan ya"ucap Stefy

"Kantin yuk laper nih ga sempet sarapan tadi gua"ucap (Namakamu)

"Ayo"ucap kedua temannya

Aldi datang terburu buru memasuki kelas (Namakamu) dengan nafas yang tergesa gesa

"Kamu kenapa ald?"tanya Salsha

"(Nam)lo udah liat mading belom?"tanya Aldi

(Namakamu) hanya menggelengkan kepalanya

"Kenapa si emang"tanya Stefy

"Itu di mading ada yang nyebar foto Vanessa sama Iqbaal kayak lagi tunangan gitu"ucap Kiki

Deg

Tunangan?

Iqbaal sama Vanessa?

"Aduh gentong bacot nya ga bisa di tiris nih"geram Aldi

"Eh iya ya ampun sorry (namkam) sorry"ucap Kiki

(Namakamu) berlari menuju mading dengan cepat tak memperdulikan tatapan siswa siswi yang berada di koridor sekolah

Dan benar saja terdapat foto Iqbaal yang memasang cincin di jari manis Vanessa

"Ga ini pasti hoax kan"lirih (Namakamu)

"Masih ga percaya (Namakamu)?"ucap Vanessa

Gadis itu menoleh ke belakang dan menatap tajam Vanessa

"Apa? Masih perlu bukti lagi?"ucap Vanessa

"Apa maksud kamu Vanessa?"ucap (Namakamu) dengan emosi

"Ga ada maksud apa apa gua cuma ambil apa yang seharusnya jadi milik gua aja"ucapnya santai

Sungguh (Namakamu) geram saat ini ingin sekali menampar gadis iblis di hadapannya ini

"(Namakamu)"panggil Iqbaal

(Namakamu) yang merasa di panggil menoleh kearah Iqbaal

"Aku bisa jelasin lagi sayang"ucap Iqbaal

(Namakamu) melirik ke jari Iqbaal dan benar saja Iqbaal memakai cincin yang sama di pakai oleh Vanessa

"Jadi benar?"tanya (Namakamu)

"Ga sayang itu aku..."

"Dipaksa? Apa Vanessa yang mau? JAWAB IQBAAL"ucap (Namakamu)

Tangis (Namakamu) pecah begitu saja

"Kamu Vanessa! Kamu ga laku hah!sampai Iqbaal mau kamu rebut juga?! Iya!"bentak (Namakamu)

"Kamu murahan Vanessa!!"lanjut (Namakamu)

Plak

Pipi mulus (Namakamu) di tampar oleh Vanessa

"VANESSA!! LO KELAWATAN!"bentak Iqbaal

Darah keluar dari hidung (Namakamu) dan sedetik kemudian gadis itu pingsan begitu saja

"(NAMAKAMU)"pekik Iqbaal

****

Iqbaal sedari tadi cemas memikirkan keadaan gadis nya itu yang sedang di tangani oleh dokter di ruang UGD

Dokter keluar dan menghampiri Iqbaal dan teman teman (Namakamu)

"Dok gimana keadaan kekasih saya"ucap Iqbaal

"Keluarga dari pasien ada?"tanya dokter tersebut yang bername tag Sean

"Saya kekasihnya dok,pacar saya kenapa?"tanya Iqbaal

"Tidak bisa saya akan memberitahu kabar ini ke keluarga pasien"ucap Sean

"Saya kakak nya dok"ucap Darryl yang  berada di koridor rumah sakit

"Ikut saya ke ruangan"ucap Sean

"Jadi begini adik anda mempunyai penyakit Kanker otak dan sudah memasuki stadium 4"ucap Sean

Kanker otak?

Stadium 4?

"Dia ga pernah cerita ke saya atau keluarganya dok"ucap Darryl

"Mungkin pasien tak mau membuat orang orang khawatir,dan saran saya sebaiknya adik anda harus lebih di perhatikan lagi"ucap Sean

Darryl keluar dengan wajah yang lesuh membuat Iqbaal khawatir

"Kenapa kak?"tanya Iqbaal

"(Namakamu) kena kanker stadium 4"ucap Darryl

Deg

Iqbaal kaget

Kekasihnya itu mengalami penyakit yang begitu berbahaya

"(Namakamu)"lirih Stefy yang memeluk Salsha

"Kalian mau nengok (Namakamu) duluan aja"ucap Darryl

Iqbaal memasuki ruangan gadisnya itu dan melihat gadisnya yang tersenyum

"Iqbaal"lirih (Namakamu)

Iqbaal tersenyum dan menggenggam tangan (Namakamu)

"Iya sayang aku disini"ucap Iqbaal

"Gajima"ucapnya

Iqbaal mengernyitkan dahinya

"Artinya jangan pergi"ucap (Namakamu)

"Aku ga bakalan pergi sayang kamu cepat sembuh ya"ucap Iqbaal yang mengecup kening gadisnya

"Baal kamu udah tau ya soal..."

"Iya,kenapa ga kasih tau aku (Namakamu)"Ucap Iqbaal

"Aku cuma ga mau kamu khawatir selama ini aku selalu nyusahin kamu kan"ucap (Namakamu)

"Ga sayang sama sekali ga,denger ya kamu itu belahan jiwa aku jadi kapanpun kamu butuh aku siap"ucap Iqbaal

(Namakamu) tersenyum menatap Iqbaal

"Tuhan jika aku pergi kirimkan seseorang yang bisa menjagain kekasih terhebat ku ini aku sangat menyayanginya tuhan"batin (Namakamu)

































Detik detik episode terakhir guys
Sedih ya (Namakamu) udah mau sekarat gitu
Doain aja semua ga sadending ya
Karna hanya author dan tuhan yang tau cerita ini sad apa happy ending wkwkwk

MINE (TAMAT)Read this story for FREE!