--rachel vionna alexa

20 3 0

DEVI keluar dari kamarnya, ia turun ke lantai bawah dan mendapati bundanya sedang duduk di sofa sambil menonton tv

"pagi bunn" sapa devi, ia mendudukkan tubuhnya di sebelah dinda "pagi nak" dinda memutar kepalanya kearah devi, ia menatap anaknya tersebut sambil tersenyum

"abang mana bun?" tanya devi "kan abang kamu lagi nginep di rumah temennya, kamu lupa?" dinda menggeleng gelengkan kepalanya "oh iya ya" devi tersenyum sambil menggaruk tengkuknya

"oh ya bun, tante aisyah gimana? Udah bangun belom?" tanya devi penasaran "belom sih, nanti bunda mau jenguk" jawab dinda

"ikut ya bunnn?" tanya devi "iya, abis sekolah bunda jemput, ato gak ntar kamu bareng raynand aja" jawab dinda, ia berdiri dan pergi ke dapur "oke bunnnn" devi menempelkan jempolnya dengan jari telunjuknya membentuk huruf 'o' 

Setelahnya devi kembali ke kamarnya, ia merebahkan tubuhnya diatas kasur kesayangannya, dan tanpa devi sadari, ia malah tertidur

"devii! Kamu ini malah tidur lagi, liat nih udah jam segini" dinda menepuk nepuk pipi devi "eungg" erang devi pelan, ia menarik selimutnya dan kembali membelakangi ibunya "devii!" dinda kembali menarik selimut yang baru devi tarik, perlahan devi membuka matanya

"kenapa sih bunn? Devi ngantuk nih" devi mengucek matanya "ini udah pagi devi, kamu mau telat? Udah mandi sana, bunda kebawah dulu" dinda berdiri lalu keluar dari kamar devi, setelah itu, devi membuka ponsel miliknya dan melihat jam yang tertera di layar ponselnya tersebut

"astaga!" devi terlonjak kaget, ia langsung berlari memasuki kamar mandi panik

-Deviana-

Saat devi sedang merapihkan rambutnya, tiba tiba terdengar bunyi pesan masuk dari ponsel miliknya, devi pun segera mengambil ponselnya

Raynand : woi
Devi : apasi pagi pagi? Udah gitu kak raynand dapet nomor aku darimana lagi?
Raynand : dari celly. Nomor tante dinda berapa?
Devi : buat ape?
Raynand : kepo sama urusan orang itu gak baik
Devi : ih, gatau, aku lupa
Raynand : lu bilang ke tante dinda kalo bunda aisyah down lagi
Devi : hah? down? kok bisaaaa?
Raynand : detak jantungnya sempet ga stabil
Devi : oke oke, nanti aku bilangin, aku sama bunda bentar lagi kesana
Raynand : sekolah goblok
Devi : males ah, aku mau jenguk tante aisyah, aku khawatir
Raynand : sekolah!
Devi : bodo, kak raynand aja gak sekolahh

"BUNDAAA!!!" devi berlari ke lantai bawah sambil berlari "apa nak?" dinda menolehkan kepalanya menghadap ke anaknya

"bundaa!! tante aisyah down lagi bunn, detak jantungnya sempet gak stabil, sekarang keadaannya lagi buruk bun! Ayo kita kesana bun, aku gausah sekolah, aku mau liat keadaan tanye aisyah!!" kata devi histeris sendiri

"hah beneran? Yaudah bunda siap siap, kamu juga siap siap, ntar bareng bunda aja ke sekolahnya" kata dinda, ia segera mematikan kompornya dan berjalan menaiki tangga

Baru dua langkah dinda berjalan, devi berteriak lagi "bundaa, devi gamau sekolah, devi mau liat tanye aisyah, devi khawatirr!!" ia mengejar bundanya "terserah kamu lah" dinda menggeleng gelengkan kepalanya pusing mendengar ocehan anaknya tersebut

-Deviana-

Devi dan dinda masuk kedalam kamar dimana aisyah dirawat, didalam kamar itu sudah ada raynand yang sedang tertidur tepat disebelah aisyah yang ditempeli banyak selang selang

DevianaRead this story for FREE!