8. Chanyeol

367 107 15
                                                  

Juli, 2008


Chanyeol mengambil ponselnya yang berbunyi dari atas meja belajarnya. Ada satu pemberitahuan dari salah satu akun sosial medianya.


[Im Yoona added you as a friend]


Chanyeol tersenyum. Akhirnya!

Awalnya ia ingin berinisiatif lebih dulu, namun ia tidak ingin membuat gadis itu sakit jantung nanti karena terlalu terkejut sekaligus bahagia. Tadinya ia juga berpikir kalau Yoona mungkin tidak akan mencari akun sosial medianya. Ia telah menunggu selama sepuluh bulan.

Namun kalau penantian panjangnya akan berbuah manis, Chanyeol rela jika harus menunggu hingga bertahun-tahun.

Chanyeol mengangkat kepalan tangannya ke udara sembari berseru senang lalu segera menerima Yoona sebagai temannya.

Yaah... meskipun itu terdengar miris. Mengapa harus menerimanya sebagai teman?

*

"Rasanya seperti sudah lama sekali tidak melihat sekolah ini." Chanyeol mendongak melihat gedung-gedung sekolahnya yang sudah agak berbeda dari yang terakhir kali ia lihat.

Hakyeon menoleh ke arahnya dan menyeringai. "Kau berlebihan sekali."

"Apakah kau merasa kalau sekolah kita sedikit mengalami perubahan, Hakyeon?"

"Tidak juga. Mungkin karena sedang ada pembangunan untuk membuat kolam renang indoor."

"Benarkah? Curang sekali. Mengapa hal itu terjadi di saat kita sudah lulus?"

Mereka lalu tertawa-tawa kecil dalam perjalanan masuk ke gedung utama. Mereka pergi ke ruang guru untuk menyapa para guru di sana. Beberapa sedang tidak ada dan ada dua orang guru baru. Setelah setengah jam berbincang, Chanyeol dan Hakyeon ke luar dari gedung utama untuk melihat-lihat keadaan sekolah sebelum pulang.

Tiba-tiba Chanyeol mendengar suara riuh dari gedung kelas tiga. Hakyeon berdiri di bawah gedung kelas tiga saat seseorang memanggil namanya. Chanyeol menghampiri laki-laki itu dan melihat kalau Hakyeon sedang mengobrol bersama adik kelas yang ia ingat.

"Chanyeol Seonbae. Sudah lama sekali tidak melihatmu."

"Hai, Jikyung."

Chanyeol melihat Yoona yang mendadak muncul disamping Jikyung. Wajah gadis itu tampak sedikit memerah.

"Apa kalian memiliki urusan di sini, para Seonbae?"

"Tidak, aku hanya mengantar Hakyeon. Kebetulan aku baru tiba di Seoul kemarin." Chanyeol memang memandang Jikyung saat berbicara dengan gadis itu. Namun ketika ia mengulas senyum lebar, matanya diam-diam melirik Yoona. Ia ingin memberikan senyumnya pada Yoona.

Dan hal itu sukses membuat Yoona ikut tersenyum juga.

Kebetulan setelah Lee Ssaem melihat mereka. Chanyeol dan Hakyeon segera menghampirinya. Bahkan hingga ia pergi dari sekolah pun, Chanyeol tidak mendapati Yoona yang mencoba untuk bertanya kepadanya seperti Jikyung. Chanyeol tersenyum tipis. Mungkin Yoona masih malu kepadanya seperti dulu.

Tiga jam kemudian, ia lupa mengecek ponselnya ketika ia melihat satu pemberitahuan dari salah satu akun sosial medianya. Ada seseorang yang membuat obrolan pribadi dengannya.


[From Im Yoona]


Jantung Chanyeol berdegup-degup saat membuka pesan dari gadis itu.

[Mini Series] Love In My Memory ✔Where stories live. Discover now