🌸 Lee Daehwi 🌸

700 130 76
                                    

🌸 Lee Daehwi 🌸

• a Cutiepie; adik tingkat Seongwoo sekaligus tetangga kamar asrama Ongniel

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

• a Cutiepie; adik tingkat Seongwoo sekaligus tetangga kamar asrama Ongniel

"Gue harap, kalo mereka mau bermesraan Gue lagi ada di deket situ."

🌸🌸🌸


"Eh, Kak Seongwoo sendiri? Kak Daniel mana?"

Seongwoo mengangkat mukanya dari buku sejenak, menatap Daehwi lalu menjawab acuh. "Lagi nguli kali, Hwi. Tauk deh."

Daehwi meletakkan tas dan buku yang dari tadi dia tenteng kemana-mana tepat di sebelah tumpukan buku milik Seongwoo. Mengerti, Seongwoo menggeser buku-bukunya biar buku Daehwi mendapat tempat di meja panjang itu. Badan kurus Daehwi dihempaskan kasar di kursi sebelah kursi Seongwoo. Saking kerasnya Seongwoo ngeri kalau pantat Daehwi ngilu setelah mendarat di kursi. Adik tingkat sekaligus tetangga sebelah kamar asramanya ini kan badannya sebelas-dua belas dengan dirinya: kurus.

"Gimana sih, Kak. Masa lakinya kemana nggak tau." Daehwi lanjut bertanya sambil mengipasi dirinya dengan lembar jawab kuisnya. "Dih, ini perpus apa aspal basah sih? Panas betul."

Seongwoo ngikik geli. Berusaha masa bodoh dengan pertanyaan dari adik tingkatnya itu. Soalnya Daehwi itu imut, marah-marah juga imut. Seongwoo heran bocah imut begini masih bisa berkeliaran kemana-mana sendiri. Seongwoo aja kadang bawaannya pengen nyulik.

"Sini, sini. Abang Seongwoo kipasin." Seongwoo ikutan melipat kertas hvs dan mengipasi adik tingkatnya itu. "Prince Daehwi gue jangan sampe kepanasan."

Daehwi ngikik-ngikik sebagai balasan. Menikmati perannya, dia menengadahkan kepalanya ke atas, memejamkan mata, dan bergaya seakan-akan sedang ngibasin rambut. Syuuuuut angin segar menerjang lehernya yang dihiasi choker itu. Seongwoo ikut ketawa. Daehwi ini dipanggil prince tapi ngibasin rambut kayak princess.

"Eh, eh. Tadi belum dijawab. Kok kakak nggak sama Kak Daniel?" tanya Daehwi penasaran.

Seongwoo mengangkat bahunya cuek. Daniel lagi. "Ya masa sama dia mulu." jawabnya malas.

"Ya nggak papa kali kak. Namanya lagi kasmaran tuh orang-orang juga bakalan maklum."

"Nah itu dia." Seongwoo menyentil dahi Daehwi gemas. "Siapa juga yang lagi kasmaran, ndroo?"

Daehwi mengaduh-aduh dan menggosok-gosok dahinya yang nyeri. "Ih kejam."

Seongwoo malah ketawa. Tapi dia nggak tega juga sih, akhirnya Seongwoo tiup-tiupin dahi Daehwi. Tau deh berguna atau enggak.

"Sini, ku kasih tau sesuatu." Daehwi memberikan isyarat biar Seongwoo mendekat dengan jarinya. Seongwoo menurut saja, walaupun dia sudah bisa menebak apa yang kira-kira akan dikatakan oleh adik tingkatnya ini.

Uh, Really?Where stories live. Discover now