#1

57 1 0

Di sana yang memiliki banyak uang yang berkuasa. Disana yang memiliki derajat tinggi yang diagungkan. Disana yang lemah yang ditindas. Dan disana semua berawal.

----------

" Sora tungguin gue! cepet amat sih lo jalan. Capek nih gue ngikuti cara jalan lo!" Mona cemberut karena ucapan tidak digubris oleh Sora.

" Hey! Lo ngak seneng ya sekolah disini? Sora ayo jawab jangan diem mulu." Mona menggoyang goyangkan lengan Sora berharap temannya itu segera menjawab.

" Apaan sih lo? Gue seneng kok sekolah disini. Kan ada elo setidaknya gue masih punya temen." Sora menjawab dan langsung merangkul Mona.

" Lagian elo dari tadi ditanyain diem mulu. Khawatir gue jadinya gue pikir lo ngak seneng dapet beasiswa dari sekolah gue." Mona berhenti berjalan dan memasang wajah cemberutnya. Sora yang melihat perubahan wajah Mona hanya menghela napas panjang.

" Mona, gue seneng kok bisa satu sekolah sama elo. Gue ngak abis pikir aja bisa dapet beasiswa dari sekolah lo. Padahal gue ngak pinter pinter amat!" jawab Sora. Mona menatap sahabatnya yang dari bayi sampai mereka sebesar ini.

" APA! Cuma gara gara itu lo ngacuhin gue?" Mona memukul jidatnya." Ya tuhan! Apa salah hamba? Punya temen cuma pinter kalo belajar doang!" Mona membuat wajahnya terlihat seolah shock berat.

Sora hanya menggeleng geleng kepalanya nelihat tingkah sahabatnya ini." Udah ah ayo! Ntar kita telat lagi kan ngak lucu kalo gue telat dihari pertama gue sekolah. Iya ngak." Sora menjawab sambil menggeraknya kedua alisnya naik turun.

" Nyok ah. Bosan nih gue nungguin lo ngelamum Mon." Sambil merangkul pundak Mona.

Dan disinilah semua berawal.

----------

Hellow ini cerita pertamaku. malas nulis diwattpad sendiri pinjam wattpad sppu. hope you likeit.!

putrialaysia :)

SoraBaca cerita ini secara GRATIS!